Mas Yudha Dorong Skrining Pendengaran Jadi Langkah Awal Cegah Gangguan Telinga - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 22 Jun 2026 19:43 WIB ·

Mas Yudha Dorong Skrining Pendengaran Jadi Langkah Awal Cegah Gangguan Telinga


 Mas Yudha Dorong Skrining Pendengaran Jadi Langkah Awal Cegah Gangguan Telinga Perbesar

Skrining pendengaran Lumajang menjadi langkah penting untuk mencegah gangguan kesehatan telinga sejak dini. Pemeriksaan kesehatan tidak harus menunggu munculnya keluhan, tetapi dapat dimulai melalui kebiasaan memeriksa kondisi tubuh secara berkala.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Bhakti Sosial Layanan Kesehatan Skrining Pendengaran dan Bersih-Bersih Telinga yang digelar Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Lumajang. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Baznas Lumajang, Sabtu (20/6/2026).

Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, yang akrab disapa Mas Yudha, mengapresiasi langkah Baznas Lumajang dalam menghadirkan layanan kesehatan berbasis pencegahan. Menurutnya, kegiatan tersebut membantu masyarakat memahami pentingnya menjaga kesehatan pendengaran sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidup.

Skrining Pendengaran Bantu Deteksi Sejak Dini

Mas Yudha menyampaikan bahwa kesehatan pendengaran perlu mendapat perhatian serius. Pendengaran memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan seseorang dalam berkomunikasi, beraktivitas, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan kesehatan, tetapi juga memperoleh pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan pendengaran sejak dini,” ujar Mas Yudha.

Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan awal berperan penting untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang. Apabila petugas menemukan indikasi gangguan, masyarakat dapat segera mengambil langkah penanganan yang tepat.

Menurutnya, deteksi dini dapat membantu mencegah gangguan kesehatan berkembang lebih jauh. Karena itu, masyarakat perlu mulai membangun kesadaran untuk memeriksa kesehatan pendengaran sebelum keluhan menjadi lebih berat.

Edukasi Kesehatan Telinga Perkuat Kesadaran Warga

Mas Yudha menilai kesadaran melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga. Pemeriksaan rutin dapat membantu warga mengenali kondisi tubuh lebih awal.

“Kesehatan yang baik dibangun dari kebiasaan menjaga dan memperhatikan kondisi tubuh sejak awal. Karena itu, edukasi kesehatan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh layanan skrining pendengaran dan pemeriksaan dasar telinga. Selain itu, warga juga mendapat edukasi mengenai cara menjaga kesehatan telinga dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi tersebut penting agar masyarakat tidak hanya datang ketika mengalami gangguan. Warga juga perlu memahami cara mencegah risiko kesehatan telinga melalui kebiasaan yang benar dan perhatian terhadap tanda-tanda awal gangguan pendengaran.

Baznas Lumajang Hadirkan Layanan Kesehatan Preventif

Melalui kegiatan bhakti sosial ini, Baznas Lumajang ingin membantu masyarakat memahami bahwa menjaga kesehatan pendengaran bukan hanya tentang mengatasi gangguan. Upaya tersebut juga berkaitan dengan pencegahan risiko sejak dini.

Layanan skrining pendengaran dan bersih-bersih telinga memberi akses pemeriksaan yang lebih dekat bagi masyarakat. Kegiatan ini juga memperkuat peran sosial Baznas dalam mendukung pelayanan kesehatan yang bermanfaat langsung bagi warga.

Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong berbagai kegiatan edukasi dan pelayanan kesehatan yang meningkatkan kesadaran masyarakat. Pemkab Lumajang ingin masyarakat semakin terbiasa menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan.

Melalui skrining pendengaran Lumajang, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kesehatan telinga. Dengan pemeriksaan awal, edukasi yang tepat, dan kebiasaan menjaga kesehatan sejak dini, warga dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak HUT RI di Tunjung Lumajang, Warga Jalan Sehat dan UMKM Ikut Kecipratan

20 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Agus Setiawan dan Ratih Damayanti Ajak Warga Jalan Santai, Doorprize Sepeda Listrik Menanti

20 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Truk Sound Horeg Terbakar Saat Karnaval di Lumajang, Peserta Tetap Lanjut

20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Perbaikan 27 Ambulans Desa Lumajang Habiskan Rp884,9 Juta, 9 Unit Masih Diperbaiki

19 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Bukan Sekadar Adu Strategi! Kejurkab Catur Lumajang Jadi Jalan Lahirnya Bibit Atlet Muda

19 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Tape Ketan Wonokerto Siap Mendunia? Jenggolo Tape Fest 2027 Didorong Lebih Besar

19 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Trending di Daerah