Lumajang, – Sebanyak 23.971 warga Kabupaten Lumajang, tercatat menderita diabetes melitus. Data tersebut merupakan akumulasi kasus hingga 2025, sedangkan data penderita diabetes pada 2026 masih dalam proses validasi di lapangan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Lumajang dr. Marshall Trihandono mengatakan data terbaru penderita diabetes tahun ini belum direkap secara keseluruhan.
“Jadi, data yang ada merupakan catatan sampai 2025 kemarin, untuk tahun ini masih belum direkap dan validasi,” kata Marshall, Rabu (26/8/2026).
Menurut Marshall, sebagian besar penderita diabetes merupakan orang dewasa berusia lebih dari 40 tahun. Namun, penyakit tersebut juga dapat menyerang anak-anak.
Sejak awal 2026, Dinkes-P2KB Lumajang menemukan dua kasus diabetes melitus tipe 1 pada anak.
“Ini untuk diabetes melitus pada anak juga dapat terjadi, biasanya merupakan tipe 1 yang menyerang sistem kekebalan tubuh seperti organ pankreas penghasil insulin,” ujar Marshall.
Marshall mengatakan diabetes dapat menyerang semua kelompok usia. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko antara lain kelebihan berat badan atau obesitas, kurang aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, serta faktor genetik.
Pada orang dewasa, diabetes yang umum ditemukan adalah tipe 2. Kondisi ini tidak hanya berkaitan dengan kekurangan insulin, tetapi juga resistensi insulin sehingga kadar gula darah meningkat.
“Kalau usia dewasa biasanya diabetes tipe 2 yang tidak hanya kekurangan insulin tapi juga tubuh mengalami resistensi insulin. Akibatnya, kadar gula darah meningkat,” katanya.
Kebiasaan kurang bergerak, konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, serta berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Marshall menjelaskan diabetes tidak sepenuhnya dapat hilang atau disembuhkan. Penyakit tersebut perlu dikendalikan agar penderita tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara produktif.
“Inilah pentingnya melakukan deteksi dini, serta menjaga pola hidup sehat,” ucap dia.
Tinggalkan Balasan