Lumajang, – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan meluas di kawasan perbatasan Kabupaten Lumajang dan Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (9/10/2026).
Medan yang terjal dan lokasi dengan ketinggian tertentu menjadi kendala dalam menjangkau titik kebakaran.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Isnugroho, mengatakan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD menerima informasi kebakaran tersebut pada pukul 17.58 WIB.
“Lokasi kebakaran berada di kawasan hutan perbatasan Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, dengan wilayah Ranugedang, Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.
“Area tersebut berada di sekitar wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ranuyoso, BKPH Bremi, dan BKPH Ranuyoso,” tambahnya.
Setelah menerima laporan, Pusdalops BPBD Lumajang melakukan konfirmasi kepada Aris Sugiarto, perwakilan Perhutani Lumajang.
Berdasarkan informasi yang diterima, kebakaran tersebut sebelumnya telah terpantau oleh pihak Perhutani Probolinggo.
“Api dilaporkan mulai meluas. Perhutani kemudian menyiagakan tim dari BKPH Ranuyoso di sekitar lokasi untuk mengantisipasi perkembangan kebakaran,” kata dia.
Meski lokasi kebakaran disebut jauh dari permukiman warga, kondisi medan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Kontur wilayah yang terjal serta ketinggian lokasi menyulitkan akses menuju titik api.
BPBD Lumajang berkoordinasi dengan Perhutani untuk memantau perkembangan kejadian tersebut. Koordinasi lanjutan juga diperlukan untuk mengetahui kondisi terkini dan langkah penanganan di lapangan.
“Hingga informasi awal diterima, belum ada keterangan mengenai luas kawasan hutan yang terbakar, penyebab munculnya api, maupun perkembangan proses pemadaman,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan