Karhutla Dilaporkan Meluas di Perbatasan Lumajang-Probolinggo, Perhutani Siagakan Petugas - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Nasional · 9 Okt 2026 21:33 WIB ·

Karhutla Dilaporkan Meluas di Perbatasan Lumajang-Probolinggo, Perhutani Siagakan Petugas


 Karhutla Dilaporkan Meluas di Perbatasan Lumajang-Probolinggo, Perhutani Siagakan Petugas Perbesar

Lumajang, – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan meluas di kawasan perbatasan Kabupaten Lumajang dan Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (9/10/2026).

Medan yang terjal dan lokasi dengan ketinggian tertentu menjadi kendala dalam menjangkau titik kebakaran.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Isnugroho, mengatakan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD menerima informasi kebakaran tersebut pada pukul 17.58 WIB.

“Lokasi kebakaran berada di kawasan hutan perbatasan Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, dengan wilayah Ranugedang, Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

“Area tersebut berada di sekitar wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ranuyoso, BKPH Bremi, dan BKPH Ranuyoso,” tambahnya.

Setelah menerima laporan, Pusdalops BPBD Lumajang melakukan konfirmasi kepada Aris Sugiarto, perwakilan Perhutani Lumajang.

Berdasarkan informasi yang diterima, kebakaran tersebut sebelumnya telah terpantau oleh pihak Perhutani Probolinggo.

“Api dilaporkan mulai meluas. Perhutani kemudian menyiagakan tim dari BKPH Ranuyoso di sekitar lokasi untuk mengantisipasi perkembangan kebakaran,” kata dia.

Meski lokasi kebakaran disebut jauh dari permukiman warga, kondisi medan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Kontur wilayah yang terjal serta ketinggian lokasi menyulitkan akses menuju titik api.

BPBD Lumajang berkoordinasi dengan Perhutani untuk memantau perkembangan kejadian tersebut. Koordinasi lanjutan juga diperlukan untuk mengetahui kondisi terkini dan langkah penanganan di lapangan.

“Hingga informasi awal diterima, belum ada keterangan mengenai luas kawasan hutan yang terbakar, penyebab munculnya api, maupun perkembangan proses pemadaman,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jika Ada Dugaan Keracunan MBG, Dinkes Lumajang Tak Mau Langsung Menyebut Keracunan

8 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Desil di Berkas Berbeda dengan Aplikasi, Dinsos Lumajang Coret Pendaftar Beasiswa

7 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Jalan Terlalu Curam, Petugas Belum Bisa Padamkan Api di Perbukitan Argosari

6 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kawendra Lukistian Dapat Amanat di PBNU, Ini Semangat yang Dibawanya hingga 2031

1 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Detik-detik Gunung Semeru Keluarkan Dentuman Keras, Terekam CCTV BPBD Lumajang

29 September 2026 - 11:32 WIB

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Trending di Nasional