Sopir Mengaku Tak Menyadari Truknya Menabrak Balita hingga Tewas di Lumajang - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 21 Okt 2026 20:44 WIB ·

Sopir Mengaku Tak Menyadari Truknya Menabrak Balita hingga Tewas di Lumajang


 Sopir Mengaku Tak Menyadari Truknya Menabrak Balita hingga Tewas di Lumajang Perbesar

Lumajang, – Pengemudi truk Isuzu Giga mengaku tidak menyadari kendaraannya menabrak seorang balita perempuan berusia dua tahun di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Setelah kejadian pada Rabu (21/10/2026), pagi.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.57 WIB. Truk bernomor polisi S 8328 ND itu melaju dari arah utara ketika korban berlari dari arah rumahnya menuju jalan raya.

“Dari arah sisi kiri ada truk dan mobil pikap berjalan pelan, sekitar 25 kilometer per jam. Tiba-tiba balita ini berlari menyeberang dari rumahnya ke jalan, sehingga tertabrak,” ujar Bayu.

Akibat benturan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan bahu kiri. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan perawatan medis, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Menurut Bayu, pengemudi truk mengaku tidak menyadari telah menabrak korban. Karena itu, pengemudi tetap melanjutkan perjalanan setelah kejadian.

“Sopir truk mungkin belum merasa bahwasanya kendaraannya menabrak, sehingga dia lanjut saja berjalan. Kendaraan melaju pelan saat kejadian,” kata Bayu.

Pengemudi truk yang diketahui bernama Mukhid, 53 tahun, warga Desa Kunir, Kecamatan Kunir, kemudian mendatangi Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang setelah rekaman kamera pengawas atau CCTV yang memperlihatkan kecelakaan tersebut beredar dan viral di media sosial.

Bayu menjelaskan, kedatangan pengemudi bukan untuk menyerahkan diri, melainkan memberikan informasi dan keterangan kepada polisi mengenai peristiwa tersebut.

“Bukan menyerahkan diri, tetapi datang untuk memberikan informasi dan keterangan terkait peristiwa tersebut,” ujarnya.

Polisi juga menyoroti pengawasan terhadap korban sebelum kecelakaan terjadi. Bayu mengatakan, berdasarkan keterangan yang disampaikan, saat kejadian belum ada pengawasan orang tua terhadap balita tersebut. Lokasi kecelakaan merupakan jalan antardesa yang dilalui kendaraan.

“Pada waktu kejadian memang belum ada pengawasan dari orang tua. Apalagi itu kan jalan antardesa atau kecil yang lalu lalang kendaraan cukup padat,” kata Bayu.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TP PKK Lumajang Dorong Edukasi Berbasis Potensi dan Kondisi Lingkungan Setempat

21 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Pertamina Cek SPBU di Lumajang, Antrean Bio Solar Ganggu Aktivitas Sopir Truk

21 Oktober 2026 - 12:06 WIB

BPS Catat Penduduk Miskin Lumajang Turun dari 115 Ribu Jadi 87 Ribu

21 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Muatan Tetes Tebu Tumpah ke Jalan Usai Truk Tangki Terguling di Klakah

19 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Rusak Lebih dari 20 Tahun, Jalan Desa Lempeni Lumajang Akhirnya Diresmikan Kawendra

19 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Tes Urine 11 Orang Negatif, Polisi Temukan Lima Klip Diduga Sabu di Karaoke Lumajang

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Trending di Daerah