PT LIB Beri Penjelasan Soal Insiden Gol Yuran Fernandes - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kesehatan dan Olah Raga · 20 Des 2023 15:12 WIB ·

PT LIB Beri Penjelasan Soal Insiden Gol Yuran Fernandes


 PT LIB Beri Penjelasan Soal Insiden Gol Yuran Fernandes Perbesar

Jakarta, 20 Desember 2023 – Insiden kontroversial terjadi dalam pertandingan antara Persik Kediri dan PSM Makassar di ajang BRI Liga 1. Gol yang dicetak oleh pemain PSM, Yuran Fernandes, menuai perdebatan dan kebingungan.

Pada menit ke-85 pertandingan, Yuran Fernandes mencetak gol yang sebenarnya telah melewati garis gawang. Namun, wasit tidak mengakui gol tersebut dan memutuskan untuk melanjutkan permainan. Video ulang menunjukkan bahwa bola telah sepenuhnya masuk ke dalam gawang.

Baca juga : Aksi Polisi Kejar Truk yang Tabrak Pemotor Sampai Tewas di Lumajang

Liga Indonesia Baru (PT LIB) memberikan penjelasan terkait insiden ini. Menurut mereka, wasit tidak memiliki akses langsung ke teknologi garis gawang (GLT) dalam pertandingan tersebut. Karena itu, keputusan wasit bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Keputusan ini berdampak besar pada hasil pertandingan. Jika gol Yuran Fernandes diberikan, PSM Makassar akan memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. Namun, dengan keputusan wasit yang tidak mengakui gol tersebut, pertandingan berakhir imbang 1-1.

Klub dan suporter dari kedua tim bereaksi beragam terhadap insiden ini. Beberapa mengkritik keputusan wasit, sementara yang lain menerima dengan lapang dada. Diskusi tentang penggunaan teknologi dalam sepak bola semakin hangat setelah insiden ini.

Baca juga : Tragedi Kematian Ibu dan Bayi, Viral Di Media Sosial

PT LIB berjanji akan memperbaiki sistem dan memastikan bahwa wasit memiliki akses ke teknologi garis gawang di masa mendatang. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak terkait untuk meningkatkan kualitas pertandingan dan memastikan keputusan yang adil. (Red)

sumber : bola.com

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PMI Lumajang Terapkan Sistem Siaga Darurat Titik Rawan Saat Arus Mudik Idulfitri 2026

19 Maret 2026 - 16:48 WIB

Demam dan Ruam Merah Belum Tentu Campak, Bisa Juga Penyakit Lain

16 Maret 2026 - 15:56 WIB

Kenali Fase Prodromal Campak, Gejala Awal yang Sering Tidak Disadari

16 Maret 2026 - 15:50 WIB

Waspada Penularan Penyakit, Cium Bayi Bisa Jadi Sarana Perpindahan Virus

16 Maret 2026 - 15:45 WIB

45 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Lumajang, Hasil Laboratorium Masih Ditunggu

16 Maret 2026 - 15:37 WIB

Menuju Porprov Jatim 2027, KONI dan IMI Lumajang Genjot Latihan Atlet Road Race

9 Maret 2026 - 09:58 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga