Konflik Pedagang Es Krim dan Satpol PP Lumajang Berakhir dengan Kesepakatan Damai - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Kriminal · 4 Jun 2025 15:20 WIB ·

Konflik Pedagang Es Krim dan Satpol PP Lumajang Berakhir dengan Kesepakatan Damai


 Konflik Pedagang Es Krim dan Satpol PP Lumajang Berakhir dengan Kesepakatan Damai Perbesar

Lumajang, – Perseteruan antara pedagang es krim Misrat (50) dengan lima oknum anggota Satpol PP Lumajang akhirnya menemui titik terang setelah kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah secara damai.

Insiden yang sempat menghebohkan masyarakat ini terjadi pada Minggu, 11 Mei 2025, di kawasan Alun-alun Lumajang.

Misrat, warga Desa Tegal Ciut, Kecamatan Klakah, melaporkan bahwa dirinya mengalami penganiayaan oleh lima oknum Satpol PP saat sedang berjualan.

Akibat kejadian tersebut, Misrat mengalami luka lebam dan sobekan di pipi kiri yang berdarah, serta mata kirinya memerah. Kejadian ini memicu perhatian luas dari masyarakat dan aparat penegak hukum setempat.

Setelah laporan resmi diajukan ke Polres Lumajang, kedua belah pihak menjalani proses mediasi yang difasilitasi oleh pemerintah daerah.

Dalam pertemuan tersebut, kelima oknum Satpol PP yang diduga terlibat menandatangani berita acara kesepakatan damai bersama Misrat. Saat ini, mereka masih berstatus pegawai kontrak di Satpol PP Lumajang.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyatakan bahwa pertemuan tersebut berjalan dengan baik dan menghasilkan solusi yang diterima oleh semua pihak.

“Satpol PP sudah bertemu dengan Pak Misrat, meminta maaf, dan beliau pun menerima penyelesaian secara kekeluargaan,” ujar Bupati Indah, Rabu (3/6/2025).

Bupati Indah juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang menimbulkan keresahan di masyarakat.

Ia berharap insiden serupa tidak akan terulang di masa mendatang dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat.

“Kami mohon maaf kepada Pak Misrat dan seluruh warga Lumajang atas kejadian ini. Kami berharap ke depan tidak ada lagi hal-hal yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramp Check Truk Pasir di Lumajang, 17 Kendaraan Tak Layak Jalan dan Sopir Positif Narkoba

10 Maret 2026 - 14:03 WIB

Polisi Musnahkan Arena Sabung Ayam di Lumajang, Satu Ayam Jago dan Kurungan Diamankan

10 Maret 2026 - 13:43 WIB

Kasus Sosraperda DPRD Jember Bergulir di Tipikor Surabaya, Anggaran Rp5,6 Miliar Dipersoalkan

5 Maret 2026 - 18:35 WIB

Polres Lumajang Tangkap Paman Pelaku Pencurian Emas Senilai Rp503 Juta di Jatiroto

1 Maret 2026 - 12:54 WIB

Jelang Berbuka, Arus Ramai Jadi Ancaman, Balap Liar di Pasirian Dibubarkan

21 Februari 2026 - 10:40 WIB

Bareskrim Polri Sita Emas Batangan, Dokumen, dan Alat Elektronik dari Dugaan PETI

20 Februari 2026 - 14:59 WIB

Trending di Kriminal