Bupati Lumajang Indah Amperawati Tegaskan Tidak Ada Toleransi bagi ASN Terlibat Narkoba dan Korupsi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kriminal · 1 Mei 2026 15:35 WIB ·

Bupati Lumajang Indah Amperawati Tegaskan Tidak Ada Toleransi bagi ASN Terlibat Narkoba dan Korupsi


 Bupati Lumajang Indah Amperawati Tegaskan Tidak Ada Toleransi bagi ASN Terlibat Narkoba dan Korupsi Perbesar

Lumajang, – Indah Amperawati menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang yang terlibat dalam kasus hukum, khususnya narkoba dan korupsi.

Ia memastikan setiap pelanggaran akan ditangani secara terbuka tanpa ada upaya untuk menutup-nutupi.

Pernyataan itu disampaikan Indah menyusul terungkapnya dugaan keterlibatan seorang staf di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam kasus narkoba. Ia mengaku pertama kali mengetahui informasi tersebut justru dari media.

“Saya shock kemarin itu. Saya malah dikasih tahu media. Saya di-WhatsApp, ‘Bunda, apa betul ada staf DLH yang tertangkap narkoba?’,” kata Indah, Jumat (1/5/2026).

Setelah menerima informasi tersebut, Indah mengaku langsung melakukan pengecekan untuk memastikan kebenarannya. Hasilnya, kabar itu terbukti benar. Ia kemudian kembali menghubungi pihak media dan mempersilakan kasus tersebut diberitakan.

“Saya cek dan ternyata benar. Saya hubungi lagi medianya, benar. Silakan tulis,” ujarnya.

Indah menegaskan, dirinya tidak ingin membangun citra semu dengan menutupi persoalan yang terjadi di internal birokrasi. Menurut dia, transparansi justru menjadi langkah awal untuk melakukan pembenahan.

“Saya tidak akan menutup-nutupi apa yang terjadi dalam tubuh ASN. Apapun itu, baik narkoba maupun korupsi, silakan media mau tulis apapun,” katanya.

Ia bahkan menyebut telah membuka ruang seluas-luasnya bagi media dan publik untuk mengawasi kinerja aparatur pemerintah. Baginya, kejujuran lebih penting daripada sekadar menjaga citra.

“Saya buka pintu lebar-lebar. Saya tidak mau pencitraan. Saya tidak mau dikatakan ASN itu bersih, padahal di dalamnya bobrok,” jelasnya.

Lebih jauh, Indah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang akan bertindak tegas terhadap setiap ASN yang terbukti melanggar hukum. Ia memastikan proses penanganan akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa pandang bulu.

“Tidak ada yang saya tutupi. Tidak ada toleransi,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Ajakan Membahas Tugas Sekolah hingga Laporan Polisi, Ada Apa di SD Nguter 05?

15 Juni 2026 - 17:28 WIB

Laporan Warga Berujung Sidak, Tiga Toko Miras Tanpa Izin Diperiksa

14 Juni 2026 - 22:35 WIB

Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Jember Diusut Bareskrim Polri

9 Juni 2026 - 09:54 WIB

Setubuhi Tetangga Difabel Usia 14 Tahun Sampai Hamil, Kakek 59 Tahun di Lumajang Dituntut 15 Tahun Penjara

5 Juni 2026 - 12:43 WIB

Saat Kepercayaan Berujung Kehilangan, Kisah Penghuni Rusunawa yang Kehilangan Uang Saat Pindahan

5 Juni 2026 - 12:12 WIB

Polres Lumajang Buka Layanan Pengawalan Gratis di Jalur Rawan Kejahatan

4 Juni 2026 - 11:02 WIB

Trending di Kriminal