Spesialis Jambret di Probolinggo Ditangkap, Korban Pasutri Alami Luka Akibat Aksi Kejam Pelaku - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Kriminal · 23 Jun 2025 17:03 WIB ·

Spesialis Jambret di Probolinggo Ditangkap, Korban Pasutri Alami Luka Akibat Aksi Kejam Pelaku


 Spesialis Jambret di Probolinggo Ditangkap, Korban Pasutri Alami Luka Akibat Aksi Kejam Pelaku Perbesar

Probolinggo, – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo berhasil menangkap MSR (33), warga Desa Pesawahan, Kecamatan Tiris, yang diduga sebagai pelaku jambret berantai di wilayah Kabupaten Probolinggo.

MSR ditangkap usai merampas tas milik pasangan suami istri (pasutri) asal Kecamatan Kotaanyar, yang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

Kasat Reskrim AKP Putra Adi Fajar Winarsa menjelaskan, kejadian bermula saat korban, MSD (61) dan istrinya HC (53), sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Surabaya-Situbondo, tepatnya di depan kantor BNI Paiton.

Pelaku yang membuntuti langsung merampas tas berisi uang tunai milik korban. Dalam upaya melarikan diri, korban terjatuh dari motor setelah ditendang oleh pelaku, sehingga mengalami luka.

“Korban mengalami luka akibat terjatuh saat pelaku melakukan penjambretan. Kami segera melakukan penyelidikan setelah menerima laporan,” kata AKP Putra, saat dikonfirmasi pada Senin (23/6/25).

Setelah melakukan penyelidikan intensif, polisi berhasil menangkap MSR. Pelaku sempat membantah keterlibatannya, namun bukti rekaman CCTV yang menunjukkan aksi penjambretan membuatnya akhirnya mengakui perbuatannya.

Polisi masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam jaringan ini.

MSR mengaku telah melakukan aksi jambret di berbagai lokasi, termasuk Leces, Besuk, Kraksaan, Dringu, Kota Probolinggo, Pasuruan, dan Situbondo. Ia berharap penangkapan ini dapat menekan angka kejahatan jalanan di wilayah tersebut.

“Kami terus berupaya memberantas kejahatan jalanan agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dindikbud Lumajang Masih Kaji Sanksi untuk SMP PGRI Sukodono, Status Guru Non-ASN Jadi Alasan

5 Juli 2026 - 14:43 WIB

Pembunuhan Perempuan Muda di Randuagung: Terduga Pelaku Ditangkap, Motif Masih Dicari

5 Juli 2026 - 13:42 WIB

Siswa SMP PGRI Sukodono yang Tewas Diduga Dianiaya Dikenal Pendiam dan Aktif Mengaji

3 Juli 2026 - 23:04 WIB

Sesudah Dugaan Bullying, Mediasi Sekolah Memantik Polemik Baru

1 Juli 2026 - 16:58 WIB

Siswa SMP di Lumajang Diduga Tewas Akibat Bullying, Polisi Tetapkan Satu Teman Sekelas Tersangka

30 Juni 2026 - 19:18 WIB

Polda Jatim Jerat Ayah Kandung dengan Pasal Pemberatan, Ancaman 15 Tahun Penjara

30 Juni 2026 - 19:03 WIB

Trending di Kriminal