Tumpak Sewu Lumajang: Destinasi Wisata Berbasis Masyarakat - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 1 Jul 2025 15:59 WIB ·

Wamen Ni Luh Puspa: Tumpak Sewu Tak Hanya Indah, Tapi Menghidupi Masyarakat


 Wamen Ni Luh Puspa: Tumpak Sewu Tak Hanya Indah, Tapi Menghidupi Masyarakat Perbesar

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Luh Puspa, memuji pengelolaan Air Terjun Tumpak Sewu di Lumajang. Ia menyebut destinasi ini sebagai contoh nasional wisata berbasis masyarakat.

Kunjungan kerja dilakukan pada Minggu, 29 Juni 2025. Wamen meninjau langsung sentra UMKM, toilet umum, dan aktivitas Pokdarwis yang dikelola warga sekitar.

“Ini bukti nyata pariwisata bisa menggerakkan ekonomi rakyat. Warga aktif, UMKM hidup, wisatawan merasa nyaman. Ini model wisata sehat yang perlu diperluas,” tegas Ni Luh Puspa.

Ia melihat keterlibatan warga sebagai kunci utama. Warga tidak hanya menjaga fasilitas, tapi juga menciptakan ekonomi mandiri. Pemerintah daerah dan komunitas lokal dinilai berhasil menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan kawasan.

Tumpak Sewu yang dikenal sebagai “Niagaranya Indonesia” kini bukan hanya mempesona. Kehadirannya berdampak langsung pada peningkatan ekonomi warga. UMKM tumbuh, lapangan kerja terbuka, dan jumlah wisatawan terus bertambah.

“Bukan hanya indah, tapi juga produktif. Banyak turis asing membeli produk lokal dan ikut menghidupkan ekonomi warga,” kata Bupati Lumajang Indah Amperawati, yang mendampingi Wamen.

Dalam kunjungan itu, Wamen juga menjelajah hingga ke dasar air terjun. Ia terpesona oleh keindahan alam Tumpak Sewu dan menyebutnya permata wisata Indonesia yang wajib dijaga.

Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat. Mereka ingin mengembangkan sektor pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan. Masyarakat akan menjadi subjek utama, bukan sekadar objek pembangunan.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah