Pemkab Lumajang Pastikan Tak Ada Krisis BBM, Warga Diminta Beli Sesuai Kebutuhan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 15 Jun 2026 12:32 WIB ·

Pemkab Lumajang Pastikan Tak Ada Krisis BBM, Warga Diminta Beli Sesuai Kebutuhan


 Pemkab Lumajang Pastikan Tak Ada Krisis BBM, Warga Diminta Beli Sesuai Kebutuhan Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya masih dalam kondisi aman meski terjadi antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Masyarakat diminta tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan normal dan merata.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan antrean yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak menunjukkan adanya kelangkaan BBM. Menurut dia, peningkatan antrean lebih disebabkan oleh pergeseran pola konsumsi masyarakat dari BBM non-subsidi ke BBM subsidi.

Sebelumnya, kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax 92 mendorong sebagian konsumen beralih ke Pertalite. Kondisi tersebut menyebabkan permintaan BBM subsidi meningkat di sejumlah SPBU.

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan, Pemerintah Kabupaten Lumajang telah berkoordinasi dengan Pertamina dan mengajukan penambahan kuota BBM subsidi agar pasokan tetap terjaga.

“Kita akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi antrean panjang maupun peningkatan kebutuhan BBM agar masyarakat tetap terlayani dengan baik,” kata dia, Senin (15/6/2026).

Data Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Lumajang per Minggu malam, 14 Juni 2026, menunjukkan stok BBM di seluruh SPBU masih tersedia.

Pertalite tercatat sebanyak 259.835 liter, Pertamax 92 sebanyak 221.366 liter, Bio Solar 236.619 liter, Pertamax Turbo 61.725 liter, Pertamina Dex 64.825 liter, dan Dexlite 1.024 liter.

Indah menegaskan pemerintah daerah terus memantau perkembangan distribusi BBM untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Ia juga meminta warga tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena berpotensi mengganggu distribusi dan memicu kepanikan di tengah masyarakat.

“Sekarang masih belum langka dan mudah-mudahan tidak sampai langka. Intinya jangan panic buying, stok kita aman,” ucapnya.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keindahan Tumpak Sewu Diubah Jadi Karya Batik Khas Lumajang

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta

19 Juni 2026 - 09:55 WIB

Tanah Sitaan Diduga Bersertifikat Baru, Dokter Kandungan Dilaporkan ke Polisi

16 Juni 2026 - 20:28 WIB

Grebek Tempe Wedok, Tradisi Satu Suro yang Menjaga Ekonomi Warga Labruk Kidul

15 Juni 2026 - 22:44 WIB

Ketua DPRD dan Tokoh Masyarakat Dukung Kebijakan Efisiensi Bupati Lumajang

15 Juni 2026 - 09:57 WIB

Bupati Lumajang: Retail Modern Wajib Menerima Produk UMKM Lokal

14 Juni 2026 - 10:29 WIB

Trending di Daerah