Operasi SAR Besar-besaran untuk Evakuasi Korban KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 3 Jul 2025 13:17 WIB ·

Operasi SAR Besar-besaran untuk Evakuasi Korban KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali


 Operasi SAR Besar-besaran untuk Evakuasi Korban KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali Perbesar

Lensawarta.com, – Insiden tragis menimpa Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di perairan Selat Bali pada Rabu malam (2/7) sekitar pukul 23.35 WIB.

Kapal yang mengangkut 53 penumpang, 12 kru, dan 22 kendaraan ini mengalami kebocoran di bagian kamar mesin tak lama setelah meninggalkan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Kejadian ini memicu operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) besar-besaran yang melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, Basarnas, Polri, dan relawan.

Komando Distrik Militer (Kodim) 1617/Jembrana langsung mengerahkan 80 prajurit untuk membantu proses evakuasi dan pencarian korban. Letkol Inf M Adriansyah, Komandan Kodim 1617/Jembrana, menyatakan bahwa personel TNI telah disebar di sepanjang garis pantai yang diperkirakan menjadi jalur arus korban terbawa.

“Kami telah memerintahkan para babinsa untuk menyisir wilayah pesisir secara intensif dan berkoordinasi dengan Basarnas serta Satpolairud Jembrana,” katanya, Kamis (3/7/25).

Selain itu, Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Kolonel Inf Candra, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara TNI, Polri, instansi pemerintah, dan relawan dalam operasi SAR ini. Kodam IX/Udayana menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan berkomitmen mendukung penuh proses evakuasi hingga seluruh korban ditemukan.

KMP Tunu Pratama Jaya berangkat dari Pelabuhan Ketapang pada pukul 22.56 WIB. Sekitar 24 menit kemudian, kapal dilaporkan mengalami kebocoran di kamar mesin yang menyebabkan blackout dan akhirnya tenggelam. Kepala Pos Basarnas Banyuwangi, Wahyu Setiabudi, menjelaskan bahwa kapal mulai mengalami masalah pada pukul 23.20 WIB dan tenggelam sepenuhnya pada pukul 23.35 WIB.

Cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di Selat Bali, yang mencapai 2,5 meter, turut memperparah situasi dan menyulitkan upaya penyelamatan. Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca buruk di jalur pelayaran yang padat.

Hingga Kamis pagi, sebanyak 29 orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, sementara empat orang dilaporkan meninggal dunia. Tim SAR masih terus mencari penumpang dan kru yang belum ditemukan. Empat korban yang ditemukan selamat dilaporkan menggunakan sekoci dan kini mendapatkan perawatan medis di Gilimanuk.

Data manifest menyebutkan kapal membawa 53 penumpang, 12 kru, dan 22 kendaraan, termasuk truk tronton. Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polairud, dan instansi terkait lainnya terus melakukan pencarian meski terkendala cuaca buruk.

Letkol Adriansyah menyatakan harapannya agar korban yang masih hilang dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. “Semua pihak telah bekerja maksimal, dan Kodim 1617/Jembrana akan terus mendukung hingga operasi SAR selesai,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional