Rute Baru dan Pameran UMKM di Pedestrian, Banyuwangi Ethno Carnival Siap Digelar 12 Juli - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 8 Jul 2025 16:30 WIB ·

Rute Baru dan Pameran UMKM di Pedestrian, Banyuwangi Ethno Carnival Siap Digelar 12 Juli


 Rute Baru dan Pameran UMKM di Pedestrian, Banyuwangi Ethno Carnival Siap Digelar 12 Juli Perbesar

Banyuwangi, – Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang dinanti-nanti masyarakat dan wisatawan akan kembali digelar pada Sabtu, 12 Juli 2025. Pada tahun ini, BEC hadir dengan sejumlah inovasi menarik, termasuk perubahan rute karnaval dan lokasi pameran UMKM yang dipindahkan ke pedestrian sisi selatan Taman Blambangan.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, Ainur Rofiq, menjelaskan bahwa rute BEC 2025 akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Karnaval pakaian etnis akan dimulai dari SD Kepatihan, lalu melewati depan Gesibu Blambangan, terus menuju Jalan Dr. Soetomo simpang lima, dilanjutkan ke Jalan A. Yani, dan berakhir di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Baca juga: Banyuwangi Dipilih Jadi Lokasi Uji Coba Digitalisasi Bansos Nasional

“Perubahan rute ini diharapkan memberikan pengalaman baru bagi penonton dan peserta. Selain itu, rute baru juga mengakomodasi kapasitas kerumunan yang lebih luas,” ujarnya saat konferensi pers di Banyuwangi, Selasa (8/7/25).

Selain rute baru, pameran produk UMKM yang biasanya digelar di depan Gesibu Blambangan kini dipindahkan ke pedestrian sebelah selatan Taman Blambangan. Dengan lokasi baru ini, semua pengunjung dan penonton yang menyaksikan karnaval akan melewati area pameran sehingga berpotensi meningkatkan kunjungan dan penjualan produk UMKM lokal.

Baca juga: Kisruh SPMB Banyuwangi: 120 Siswa Dinyatakan Lolos, Tapi Kuota Hanya 3 Kursi

“Pemindahan pameran UMKM ini bertujuan mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar produk mereka lebih dikenal oleh masyarakat luas, terutama wisatawan yang datang ke BEC,” kata Rofiq.

Selain itu, BEC 2025 juga akan menghadirkan tema “Ngelukat” yang mengangkat tradisi asli Suku Osing. Tahun ini, sekitar 80 peserta berlomba menampilkan pakaian etnis khas dengan tambahan peserta dari perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan juga peserta asing atau “bule-bule” yang ikut meramaikan acara dengan kostum sederhana maupun kostum BEC.

Rangkaian acara BEC 2025 akan berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 13 Juli, dengan puncak acara berupa grand carnival pada 12 Juli.

Banyuwangi Ethno Carnival terus menjadi magnet wisata budaya, menarik pengunjung dari dalam dan luar negeri, sekaligus menjadi ajang pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hidup Rukun di Lereng Semeru, Kampung Pancasila Rawat Toleransi Sehari-hari

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Seremoni, Ini Pesan Wabup Lumajang

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Trending di Nasional