Rute Baru dan Pameran UMKM di Pedestrian, Banyuwangi Ethno Carnival Siap Digelar 12 Juli - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Nasional · 8 Jul 2025 16:30 WIB ·

Rute Baru dan Pameran UMKM di Pedestrian, Banyuwangi Ethno Carnival Siap Digelar 12 Juli


 Rute Baru dan Pameran UMKM di Pedestrian, Banyuwangi Ethno Carnival Siap Digelar 12 Juli Perbesar

Banyuwangi, – Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang dinanti-nanti masyarakat dan wisatawan akan kembali digelar pada Sabtu, 12 Juli 2025. Pada tahun ini, BEC hadir dengan sejumlah inovasi menarik, termasuk perubahan rute karnaval dan lokasi pameran UMKM yang dipindahkan ke pedestrian sisi selatan Taman Blambangan.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, Ainur Rofiq, menjelaskan bahwa rute BEC 2025 akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Karnaval pakaian etnis akan dimulai dari SD Kepatihan, lalu melewati depan Gesibu Blambangan, terus menuju Jalan Dr. Soetomo simpang lima, dilanjutkan ke Jalan A. Yani, dan berakhir di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Baca juga: Banyuwangi Dipilih Jadi Lokasi Uji Coba Digitalisasi Bansos Nasional

“Perubahan rute ini diharapkan memberikan pengalaman baru bagi penonton dan peserta. Selain itu, rute baru juga mengakomodasi kapasitas kerumunan yang lebih luas,” ujarnya saat konferensi pers di Banyuwangi, Selasa (8/7/25).

Selain rute baru, pameran produk UMKM yang biasanya digelar di depan Gesibu Blambangan kini dipindahkan ke pedestrian sebelah selatan Taman Blambangan. Dengan lokasi baru ini, semua pengunjung dan penonton yang menyaksikan karnaval akan melewati area pameran sehingga berpotensi meningkatkan kunjungan dan penjualan produk UMKM lokal.

Baca juga: Kisruh SPMB Banyuwangi: 120 Siswa Dinyatakan Lolos, Tapi Kuota Hanya 3 Kursi

“Pemindahan pameran UMKM ini bertujuan mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar produk mereka lebih dikenal oleh masyarakat luas, terutama wisatawan yang datang ke BEC,” kata Rofiq.

Selain itu, BEC 2025 juga akan menghadirkan tema “Ngelukat” yang mengangkat tradisi asli Suku Osing. Tahun ini, sekitar 80 peserta berlomba menampilkan pakaian etnis khas dengan tambahan peserta dari perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan juga peserta asing atau “bule-bule” yang ikut meramaikan acara dengan kostum sederhana maupun kostum BEC.

Rangkaian acara BEC 2025 akan berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 13 Juli, dengan puncak acara berupa grand carnival pada 12 Juli.

Banyuwangi Ethno Carnival terus menjadi magnet wisata budaya, menarik pengunjung dari dalam dan luar negeri, sekaligus menjadi ajang pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kawendra Lukistian Dapat Amanat di PBNU, Ini Semangat yang Dibawanya hingga 2031

1 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Detik-detik Gunung Semeru Keluarkan Dentuman Keras, Terekam CCTV BPBD Lumajang

29 September 2026 - 11:32 WIB

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Semeru Level III, Diskominfo Lumajang Ingatkan Bahaya Hoaks: Foto Lama Bisa Picu Kepanikan

15 September 2026 - 13:22 WIB

Karhutla Blok Metigi Renteng Belum Sepenuhnya Tuntas, Asap Masih Terlihat di Medan Curam

14 September 2026 - 19:44 WIB

Kolom Abu Semeru Capai 1.000 Meter, BPBD Lumajang Perketat Pemantauan

14 September 2026 - 14:00 WIB

Trending di Nasional