Bupati Lumajang Sidak Dua SPBU, Pastikan Pertalite Aman dan Sesuai Standar - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 31 Okt 2025 16:13 WIB ·

Bupati Lumajang Sidak Dua SPBU, Pastikan Pertalite Aman dan Sesuai Standar


 Bupati Lumajang Sidak Dua SPBU, Pastikan Pertalite Aman dan Sesuai Standar Perbesar

Lumajang, Pemerintah Kabupaten Lumajang bergerak cepat menanggapi keresahan masyarakat terkait maraknya laporan sepeda motor brebet setelah mengisi bahan bakar Pertalite di sejumlah wilayah Jawa Timur.

Bupati Lumajang turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua SPBU, yaitu SPBU Pelita dan SPBU Kedungjajang, pada Jumat (31/10/25).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di Lumajang tetap sesuai standar dan tidak mengalami pencemaran, terutama oleh air yang dikhawatirkan warga dapat merusak mesin kendaraan.

Baca juga:Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Perlindungan Sosial bagi Petani Melalui Santunan Kematian

“Kami ingin memastikan semua alat ukur di SPBU berfungsi dengan baik dan hasil pengisian akurat. Ini bagian dari tanggung jawab kami melindungi konsumen,” kata Bupati Lumajang Indah Amperawati.

Dalam pengecekan tersebut, tim dari Pemerintah Kabupaten Lumajang memeriksa alat ukur volume bahan bakar, kepadatan (density), serta tangki penyimpanan bawah tanah.

Baca juga:Tak Cukup Tunggu Siswa Datang, Pemkab Lumajang Jemput Bola ke Desa-Desa

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh alat ukur masih dalam toleransi yang dibenarkan oleh metrologi, dan tidak ditemukan adanya kandungan air pada Pertalite yang diambil dari tangki maupun dispenser.

“Tadi kami ambil sampel langsung dari penampungan bawah tanah dan hasilnya tidak ada air. Density-nya juga sesuai standar. Ini bisa jadi kabar menenangkan bagi masyarakat Lumajang,” katanya.

Ia menjelaskan seluruh SPBU di Lumajang secara rutin menjalani tera ulang alat ukur setiap tahun oleh petugas metrologi kabupaten untuk menjamin ketepatan takaran bahan bakar.

Meski hasil sidak menunjukkan kondisi normal, Bupati tetap membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang merasa dirugikan akibat layanan SPBU.

“Kalau memang ada warga yang merasa dirugikan, silakan lapor melalui Sambat Bunda atau langsung ke pihak SPBU. Pengawasan akan terus kami lakukan,” pungkasnya.

Sebelumnya, fenomena motor brebet setelah mengisi Pertalite ramai dilaporkan di sejumlah daerah Jawa Timur seperti Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Pasuruan, Kediri, Trenggalek, Banyuwangi, dan Mojokerto.

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional