RSNU Permata Lumajang: Melayani Semua Warga - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 13 Jul 2025 15:41 WIB ·

Bupati Lumajang: RSNU Harus Jadi Rumah Sakit Inklusif untuk Semua Golongan


 Bupati Lumajang: RSNU Harus Jadi Rumah Sakit Inklusif untuk Semua Golongan Perbesar

Dalam perayaan Milad ke-2 RSNU Permata Lumajang, Bupati Indah Amperawati (Bunda Indah) menyampaikan pesan tegas tentang pentingnya inklusivitas layanan kesehatan. Ia mendorong agar rumah sakit berbasis keagamaan tidak hanya melayani umat muslim, tetapi juga semua warga tanpa memandang latar belakang agama, suku, atau ras.

“RSNU ini lahir dari NU, tapi harus menjadi rumah sakit yang memeluk semua orang,” ujarnya saat memberikan sambutan pada Minggu pagi (13/7/2025).

Layanan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Identitas

Bunda Indah menjelaskan bahwa RSNU Permata seharusnya menjadi tempat pelayanan yang mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan. Menurutnya, semakin terbuka rumah sakit terhadap keberagaman, maka akan semakin dicintai oleh masyarakat.

“Kalau rumah sakit ini ramah terhadap semua, saya yakin ke depan akan semakin dicintai,” katanya menambahkan.

Rumah Sakit Harus Ramah dan Profesional

Lebih lanjut, Bunda Indah mengingatkan seluruh pengelola dan tenaga medis agar menjadikan empati dan profesionalisme sebagai dasar pelayanan. Ia menekankan bahwa tidak boleh ada diskriminasi dalam urusan kesehatan.

“Pelayanan kesehatan itu bicara tentang nyawa dan martabat manusia. Siapa pun yang datang harus dilayani dengan sepenuh hati,” tegasnya.

RSNU Permata Jadi Model Rumah Sakit Terbuka

Selama dua tahun beroperasi, RSNU Permata dibangun dengan semangat Islam moderat dan terbuka. Meskipun berakar dari komunitas NU, rumah sakit ini telah berupaya hadir sebagai fasilitas publik yang melayani semua warga.

Momentum Milad ini pun menjadi refleksi penting bahwa keberagaman bukan penghalang dalam pelayanan kesehatan. Justru, keterbukaan dan inklusivitas memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kesehatan berbasis komunitas.

Harapan untuk Rumah Sakit Komunitas ke Depan

Di akhir sambutannya, Bunda Indah mengajak semua pihak untuk menjadikan RSNU sebagai simbol pelayanan publik yang adil dan merata.

“Inilah wajah Lumajang yang kita impikan: penuh kasih, tanpa diskriminasi. RSNU Permata harus menjadi cerminnya,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

Trending di Daerah