Pelayanan Publik Lumajang Menuju Kualitas Tinggi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 9 Agu 2025 10:18 WIB ·

Bupati Lumajang: Soliditas Forkopimcam, Kunci Pelayanan Publik yang Kuat


 Bupati Lumajang: Soliditas Forkopimcam, Kunci Pelayanan Publik yang Kuat Perbesar

Lumajang – Dalam upaya memperkuat pelayanan publik yang menyeluruh dan responsif, Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), memberikan apresiasi kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Senduro atas soliditas dan semangat kerja mereka dalam melayani masyarakat.

Apresiasi itu disampaikan saat Bupati hadir dalam program Setor Madu (Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu) di Kecamatan Senduro, Rabu (6/8/2025).

“Melayani masyarakat bukan kerja individu, tapi kerja kolektif yang membutuhkan kekompakan lintas sektor,” ujar Bunda Indah.


Sinergi Lintas Sektor untuk Pelayanan Optimal

Menurut Bunda Indah, pelayanan publik berkualitas tidak cukup hanya mengandalkan regulasi. Dibutuhkan sinergi antara unsur pemerintahan daerah, baik sipil maupun militer, struktural maupun fungsional.

Forkopimcam berperan penting dalam menyatukan visi, menyamakan langkah, dan menyelesaikan persoalan masyarakat secara terpadu. Ia menilai soliditas Forkopimcam Senduro sebagai contoh model kolaborasi efektif di tingkat kecamatan.

“Saya melihat langsung bagaimana Forkopimcam bekerja saling mendukung tanpa ego sektoral. Ini yang harus terus dijaga,” tambahnya.


Tantangan Pascapandemi yang Semakin Kompleks

Bunda Indah menyoroti bahwa di era pascapandemi dan percepatan digitalisasi, tantangan birokrasi semakin beragam. Mulai dari meningkatnya beban kerja sosial-ekonomi masyarakat, distribusi bantuan yang tepat sasaran, hingga penguatan ketahanan sosial.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kerja bersama.

“Tidak cukup hanya Camat yang aktif jika tidak dibarengi peran TNI-Polri, tenaga kesehatan, penyuluh, hingga relawan desa. Setiap sektor punya peran strategis,” jelasnya.


Dampak Positif Kolaborasi Forkopimcam

Kolaborasi yang solid antarunsur Forkopimcam terbukti mempercepat penyelesaian masalah teknis, meminimalisir potensi konflik sosial, dan meningkatkan rasa aman di masyarakat.

“Ketika masyarakat merasa dilindungi dan dilayani oleh unsur yang bersatu, kepercayaan terhadap pemerintah akan tumbuh. Inilah fondasi bagi pembangunan berkelanjutan,” tegas Bunda Indah.


Gotong Royong di Tubuh Pemerintahan

Bunda Indah juga menekankan pentingnya menumbuhkan budaya gotong royong di dalam pemerintahan, bukan hanya di masyarakat.

“Setiap unsur punya peran, tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah. Budaya gotong royong di pemerintahan harus tumbuh,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Honorer ke PPPK, Kini Dapat THR, Perubahan Nasib 4.230 Pegawai Lumajang

17 Maret 2026 - 13:16 WIB

TikTok vs Toko Fisik, Pedagang Plaza Lumajang Tertinggal di Tengah Gempuran Toko Online

16 Maret 2026 - 10:22 WIB

Diskominfo Lumajang Hadiri Bukber Pemuda Pancasila, Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadan

14 Maret 2026 - 22:58 WIB

Ratih Damayanti Apresiasi Dukungan Relawan Samara dalam Gathering Kadin Lumajang

14 Maret 2026 - 18:12 WIB

Di Gathering Buka Bersama Kadin Lumajang, Ratih Damayanti Ungkap Perjuangan Berat Saat Pemilu

14 Maret 2026 - 17:43 WIB

Ratih Damayanti: Program Tim Samara Mulai Terealisasi Tahun Ini, Seragam Pengajian Segera Dibagikan

14 Maret 2026 - 17:35 WIB

Trending di Daerah