Pelayanan Publik Lumajang Menuju Kualitas Tinggi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 9 Agu 2025 10:18 WIB ·

Bupati Lumajang: Soliditas Forkopimcam, Kunci Pelayanan Publik yang Kuat


 Bupati Lumajang: Soliditas Forkopimcam, Kunci Pelayanan Publik yang Kuat Perbesar

Lumajang – Dalam upaya memperkuat pelayanan publik yang menyeluruh dan responsif, Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), memberikan apresiasi kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Senduro atas soliditas dan semangat kerja mereka dalam melayani masyarakat.

Apresiasi itu disampaikan saat Bupati hadir dalam program Setor Madu (Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu) di Kecamatan Senduro, Rabu (6/8/2025).

“Melayani masyarakat bukan kerja individu, tapi kerja kolektif yang membutuhkan kekompakan lintas sektor,” ujar Bunda Indah.


Sinergi Lintas Sektor untuk Pelayanan Optimal

Menurut Bunda Indah, pelayanan publik berkualitas tidak cukup hanya mengandalkan regulasi. Dibutuhkan sinergi antara unsur pemerintahan daerah, baik sipil maupun militer, struktural maupun fungsional.

Forkopimcam berperan penting dalam menyatukan visi, menyamakan langkah, dan menyelesaikan persoalan masyarakat secara terpadu. Ia menilai soliditas Forkopimcam Senduro sebagai contoh model kolaborasi efektif di tingkat kecamatan.

“Saya melihat langsung bagaimana Forkopimcam bekerja saling mendukung tanpa ego sektoral. Ini yang harus terus dijaga,” tambahnya.


Tantangan Pascapandemi yang Semakin Kompleks

Bunda Indah menyoroti bahwa di era pascapandemi dan percepatan digitalisasi, tantangan birokrasi semakin beragam. Mulai dari meningkatnya beban kerja sosial-ekonomi masyarakat, distribusi bantuan yang tepat sasaran, hingga penguatan ketahanan sosial.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kerja bersama.

“Tidak cukup hanya Camat yang aktif jika tidak dibarengi peran TNI-Polri, tenaga kesehatan, penyuluh, hingga relawan desa. Setiap sektor punya peran strategis,” jelasnya.


Dampak Positif Kolaborasi Forkopimcam

Kolaborasi yang solid antarunsur Forkopimcam terbukti mempercepat penyelesaian masalah teknis, meminimalisir potensi konflik sosial, dan meningkatkan rasa aman di masyarakat.

“Ketika masyarakat merasa dilindungi dan dilayani oleh unsur yang bersatu, kepercayaan terhadap pemerintah akan tumbuh. Inilah fondasi bagi pembangunan berkelanjutan,” tegas Bunda Indah.


Gotong Royong di Tubuh Pemerintahan

Bunda Indah juga menekankan pentingnya menumbuhkan budaya gotong royong di dalam pemerintahan, bukan hanya di masyarakat.

“Setiap unsur punya peran, tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah. Budaya gotong royong di pemerintahan harus tumbuh,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wakil Bupati Lumajang Sebut Karnaval Jadi Ajang Bangkitkan Budaya Lokal

30 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Karnaval Gucialit Dongkrak UMKM dan PKL, Kadin Lumajang Dorong Digelar Rutin

29 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Desil Menentukan Nasib Bansos, Pemkab Lumajang Akui Tak Bisa Deteksi Perubahannya

27 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Kaki Tak Lagi Utuh, Semangat Tak Pernah Patah: Nanik Menjaga Usaha Warisan Sejak 1946

26 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Data Desil 1-5 Dipersoalkan, DPRD Lumajang Dorong Verifikasi Langsung ke Lapangan

26 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Mayat Pria Diperkirakan Berusia 58 Tahun Ditemukan di Pantai Pandanwangi Lumajang

26 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Trending di Daerah