Pelayanan Publik Lumajang Menuju Kualitas Tinggi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 9 Agu 2025 10:18 WIB ·

Bupati Lumajang: Soliditas Forkopimcam, Kunci Pelayanan Publik yang Kuat


 Bupati Lumajang: Soliditas Forkopimcam, Kunci Pelayanan Publik yang Kuat Perbesar

Lumajang – Dalam upaya memperkuat pelayanan publik yang menyeluruh dan responsif, Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), memberikan apresiasi kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Senduro atas soliditas dan semangat kerja mereka dalam melayani masyarakat.

Apresiasi itu disampaikan saat Bupati hadir dalam program Setor Madu (Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu) di Kecamatan Senduro, Rabu (6/8/2025).

“Melayani masyarakat bukan kerja individu, tapi kerja kolektif yang membutuhkan kekompakan lintas sektor,” ujar Bunda Indah.


Sinergi Lintas Sektor untuk Pelayanan Optimal

Menurut Bunda Indah, pelayanan publik berkualitas tidak cukup hanya mengandalkan regulasi. Dibutuhkan sinergi antara unsur pemerintahan daerah, baik sipil maupun militer, struktural maupun fungsional.

Forkopimcam berperan penting dalam menyatukan visi, menyamakan langkah, dan menyelesaikan persoalan masyarakat secara terpadu. Ia menilai soliditas Forkopimcam Senduro sebagai contoh model kolaborasi efektif di tingkat kecamatan.

“Saya melihat langsung bagaimana Forkopimcam bekerja saling mendukung tanpa ego sektoral. Ini yang harus terus dijaga,” tambahnya.


Tantangan Pascapandemi yang Semakin Kompleks

Bunda Indah menyoroti bahwa di era pascapandemi dan percepatan digitalisasi, tantangan birokrasi semakin beragam. Mulai dari meningkatnya beban kerja sosial-ekonomi masyarakat, distribusi bantuan yang tepat sasaran, hingga penguatan ketahanan sosial.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kerja bersama.

“Tidak cukup hanya Camat yang aktif jika tidak dibarengi peran TNI-Polri, tenaga kesehatan, penyuluh, hingga relawan desa. Setiap sektor punya peran strategis,” jelasnya.


Dampak Positif Kolaborasi Forkopimcam

Kolaborasi yang solid antarunsur Forkopimcam terbukti mempercepat penyelesaian masalah teknis, meminimalisir potensi konflik sosial, dan meningkatkan rasa aman di masyarakat.

“Ketika masyarakat merasa dilindungi dan dilayani oleh unsur yang bersatu, kepercayaan terhadap pemerintah akan tumbuh. Inilah fondasi bagi pembangunan berkelanjutan,” tegas Bunda Indah.


Gotong Royong di Tubuh Pemerintahan

Bunda Indah juga menekankan pentingnya menumbuhkan budaya gotong royong di dalam pemerintahan, bukan hanya di masyarakat.

“Setiap unsur punya peran, tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah. Budaya gotong royong di pemerintahan harus tumbuh,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua Pemuda Pancasila Lumajang Ucapkan Selamat atas Pelantikan Pengurus DPC Madas

23 Mei 2026 - 16:02 WIB

Surat DLH Dibantah Bupati, Koordinasi Pemkab Lumajang Dipertanyakan

23 Mei 2026 - 09:44 WIB

Baru Masa Tanam, Sawah di Lumajang Keburu Diterjang Banjir

21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemkab Lumajang Patroli Cek Pemasangan CCTV dan PJU di Sukodono

20 Mei 2026 - 01:13 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Sungai di Biting, Penanganan Dimulai Awal Juni

18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Bupati Lumajang Ingatkan Kades Hati-hati Kelola Pemerintahan, Inspektorat Disebut Jadi Pisau Pengawasan

18 Mei 2026 - 12:52 WIB

Trending di Daerah