BPBD Jatim Tetapkan Desa Darungan Lumajang sebagai Desa Tangguh Bencana - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 7 Jul 2026 11:47 WIB ·

BPBD Jatim Tetapkan Desa Darungan Lumajang sebagai Desa Tangguh Bencana


 BPBD Jatim Tetapkan Desa Darungan Lumajang sebagai Desa Tangguh Bencana Perbesar

Lumajang, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur menetapkan Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana).

Desa tersebut dipilih karena kerap terdampak banjir akibat luapan sungai saat musim hujan serta berada sekitar lima kilometer dari kawasan pesisir yang berpotensi mengalami tsunami.

Pembentukan Destana merupakan bagian dari upaya BPBD Provinsi Jawa Timur meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Melalui program tersebut, warga diharapkan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk melakukan langkah mitigasi sebelum, saat, maupun setelah terjadi bencana.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Jawa Timur, Deni Kiki Melia Tamara, mengatakan pembentukan Destana bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana di lingkungan masing-masing.
“Tujuan dibentuknya Destana untuk meningkatkan pengetahuan sehingga masyarakat tanggap bencana,” katanya, Selasa (7/7/2026).

Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, pembentukan Destana juga disertai penyusunan jalur evakuasi, penetapan titik kumpul, serta pendataan kelompok rentan, seperti lanjut usia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.

Hingga saat ini, BPBD Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 59 Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana telah terbentuk di Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lumajang, Sultan Syafaat, mengatakan wilayah Lumajang memiliki 11 potensi bencana yang memerlukan upaya mitigasi secara berkelanjutan.

Menurut dia, potensi tersebut meliputi gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, kekeringan, banjir, tanah longsor, abrasi, serta kebakaran hutan dan lahan.

“Terdapat 11 potensi bencana di Kabupaten Lumajang yang perlu diwaspadai dan dikurangi risiko bencananya,” ujar Sultan.

Kepala Desa Darungan, Eko Nur Hadi, berharap pembentukan Destana dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayahnya.

“Semoga dengan dibentuknya Destana, masyarakat semakin memiliki kesadaran tanggap bencana,” kata Eko.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Punya Tunangan, Oknum Guru di Lumajang Diduga Masih Selingkuh Dengan Suami Orang

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Jalan Jalur Evakuasi Semeru Rusak Belasan Tahun, Lumajang Dapat Anggaran Rp18 Miliar

6 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Trending di Daerah