Taman Bunda Lereng Semeru untuk Keluarga - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Pariwisata · 10 Agu 2025 09:57 WIB ·

Taman Bunga Di Lereng Semeru, Segera Jadi Primadona Baru di Pronojiwo


 Taman Bunga Di  Lereng Semeru, Segera Jadi Primadona Baru di Pronojiwo Perbesar

Mimpi yang Menjadi Nyata
Bagi Chiko, investor lokal asal Pronojiwo, Lumajang, mimpi bukan hanya angan. Ia terus berusaha mengembangkan potensi wisata di kampung halamannya. Kini, ia membangun taman bunga di Kali Kebo dan Teras Semeru. Gunung Semeru yang menjulang gagah menjadi latar belakangnya.

Taman Bunga dengan Panorama Semeru
Pembangunan taman bunga ini memberi energi baru bagi pariwisata Lumajang. Panorama Gunung Semeru hadir sebagai daya tarik utama. Chiko merancang destinasi ini untuk lebih dari sekadar spot foto. Ia ingin menciptakan ruang rekreasi keluarga lengkap dengan fasilitas edukasi tentang flora dan lingkungan.

Proses Pembangunan Taman Bunga Di Lereng Semeru

Jejak Sukses: Tumpak Sewu 2 dan Pinus Sewu
Sebelum proyek ini, Chiko berhasil mengembangkan Tumpak Sewu 2. Di lokasi tersebut, pengunjung langsung melihat air terjun begitu turun dari kendaraan. Ia juga membangun Pinus Sewu, hutan pinus yang menghadirkan kesejukan alami dan menjadi favorit para fotografer alam.

Dorongan untuk Pariwisata Lokal
Bagi Chiko, wisata bukan hanya soal bisnis. Ia ingin menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM, dan memperkenalkan Lumajang ke tingkat nasional.
“Pronojiwo harus dikenal sebagai surga wisata yang memadukan keindahan alam dan kearifan lokal,” tegasnya.

Harapan ke Depan
Chiko menargetkan pembangunan taman bunga ini selesai dalam beberapa bulan. Setelah dibuka, destinasi ini akan menjadi magnet baru bagi wisatawan. Keindahannya akan melengkapi Tumpak Sewu, Pinus Sewu, dan pesona alam Lumajang lainnya. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat, Chiko yakin mimpinya akan terwujud dan menjadi warisan berharga untuk generasi mendatang.

Artikel ini telah dibaca 156 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Senduro Tak Hanya Menawarkan Alam, Kearifan Lokal Jadi Daya Tarik Wisatawan Mancanegara

28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Wabup Lumajang Sebut Kejuaraan Motocross Jadi Sarana Promosi Potensi Daerah

19 Oktober 2026 - 08:22 WIB

B29 dan Ranu Regulo Catat Puluhan Kunjungan Wisman hingga September 2026

9 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Jalur Turun dan Naik Tumpak Sewu Masih Satu Tangga, Pemkab Siapkan Alternatif

9 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Warung Kopi Kayubi dan Cerita Secangkir Kopi dari Tanah Lumajang

7 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Di Kaki Gunung Semeru, Sumber Telu Menyimpan Cerita Air, Salak, dan Tradisi Warga

13 September 2026 - 10:12 WIB

Trending di Pariwisata