Penjualan Tiket JFC Diduga Tak Jadi PAD, DPRD Akan Cek - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Politik · 14 Agu 2025 16:13 WIB ·

Penjualan Tiket JFC Diduga Tak Jadi PAD, DPRD Akan Cek


 Penjualan Tiket JFC Diduga Tak Jadi PAD, DPRD Akan Cek Perbesar

Jember, – Dugaan praktik jual beli tiket dalam perhelatan Jember Fashion Carnaval (JFC) menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember. Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, mempertanyakan apakah pendapatan dari penjualan tiket tersebut telah masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Candra, selama ini belum ada pelaporan yang jelas terkait mekanisme dan hasil penjualan tiket oleh panitia JFC. Padahal, event tersebut mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, termasuk alokasi dana hibah yang nilainya cukup besar.

Baca juga: Penerbangan Perdana Jakarta–Jember Gunakan ATR 72-500, Langsung Tanpa Transit

“Dan jika benar ada jual beli tiket, harusnya itu menjadi PAD. Nanti akan kita cek bagaimana mekanismenya, dan apakah sudah disetorkan ke kas daerah,” kata Candra kepada wartawan, Kamis (14/8/25).

Ia menambahkan, JFC sebagai event tahunan besar yang turut disokong APBD seharusnya memberikan kontribusi nyata terhadap keuangan daerah, bukan hanya mengandalkan anggaran hibah.

Baca juga: Gelar Aksi Damai, Pemkab Jember Janji Perjuangkan Hak Tenaga Non ASN

Untuk diketahui, pada tahun 2025 ini, JFC menerima dana hibah senilai Rp 1,95 miliar dari Pemkab Jember.

Dana tersebut tidak diberikan dalam bentuk tunai, melainkan berupa pengadaan barang dan jasa. Jumlah itu meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 1,5 miliar.

“Kalau terus-terusan seperti ini, tanpa kejelasan transparansi, kami khawatir akan terjadi ketimpangan dalam perlakuan terhadap event-event budaya lainnya di Jember,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Oplah di Jember Diduga Asal Jadi, DPRD Soroti Bangunan Tak Berfungsi dan Data Tertutup

19 Februari 2026 - 16:31 WIB

Ujian Konsistensi Politik Lingkungan di Jember, Komitmen atau Sekadar Simbolik?

19 Februari 2026 - 07:13 WIB

Konflik Bupati-Wabup Jadi Evaluasi Sistem Pilkada, Wamendagri Usul Kepala Daerah Tanpa Wakil?

14 Februari 2026 - 18:36 WIB

Gubernur Jatim Diminta Turun Tangan Mediasi Konflik Kepala Daerah di Jember

14 Februari 2026 - 18:30 WIB

Regulasi DPRD Disorot, Anggota Dewan Tersangka Masih Terima Hak Keuangan

30 Januari 2026 - 08:47 WIB

Kursi Wakil Ketua DPRD Jember Kosong, NasDem Kirim Usulan ke DPP

30 Januari 2026 - 08:34 WIB

Trending di Politik