Penjualan Tiket JFC Diduga Tak Jadi PAD, DPRD Akan Cek - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Politik · 14 Agu 2025 16:13 WIB ·

Penjualan Tiket JFC Diduga Tak Jadi PAD, DPRD Akan Cek


 Penjualan Tiket JFC Diduga Tak Jadi PAD, DPRD Akan Cek Perbesar

Jember, – Dugaan praktik jual beli tiket dalam perhelatan Jember Fashion Carnaval (JFC) menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember. Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, mempertanyakan apakah pendapatan dari penjualan tiket tersebut telah masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Candra, selama ini belum ada pelaporan yang jelas terkait mekanisme dan hasil penjualan tiket oleh panitia JFC. Padahal, event tersebut mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, termasuk alokasi dana hibah yang nilainya cukup besar.

Baca juga: Penerbangan Perdana Jakarta–Jember Gunakan ATR 72-500, Langsung Tanpa Transit

“Dan jika benar ada jual beli tiket, harusnya itu menjadi PAD. Nanti akan kita cek bagaimana mekanismenya, dan apakah sudah disetorkan ke kas daerah,” kata Candra kepada wartawan, Kamis (14/8/25).

Ia menambahkan, JFC sebagai event tahunan besar yang turut disokong APBD seharusnya memberikan kontribusi nyata terhadap keuangan daerah, bukan hanya mengandalkan anggaran hibah.

Baca juga: Gelar Aksi Damai, Pemkab Jember Janji Perjuangkan Hak Tenaga Non ASN

Untuk diketahui, pada tahun 2025 ini, JFC menerima dana hibah senilai Rp 1,95 miliar dari Pemkab Jember.

Dana tersebut tidak diberikan dalam bentuk tunai, melainkan berupa pengadaan barang dan jasa. Jumlah itu meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 1,5 miliar.

“Kalau terus-terusan seperti ini, tanpa kejelasan transparansi, kami khawatir akan terjadi ketimpangan dalam perlakuan terhadap event-event budaya lainnya di Jember,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPMD Lumajang Ajukan Anggaran Pilkades untuk 2027, Tahapan Dimulai Enam Bulan Sebelumnya

11 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Demokrat Lumajang Akui HUT Partai Jadi Momentum Panaskan Mesin Politik

7 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Yudha Adji Kusuma: Kudatuli Menjadi Titik Balik Lahirnya Demokrasi Indonesia

27 Juli 2026 - 09:59 WIB

Supratman: Silaturahmi Jadi Ruang Satukan Visi Kader PDI Perjuangan

17 Juli 2026 - 08:51 WIB

Pemkab Lumajang Siapkan Rp 13 Miliar untuk Pilkades Serentak di 158 Desa pada 2027

2 Juli 2026 - 12:54 WIB

Gunung Kerinci, Bung Karno, dan Tafsir Perjalanan Politik di Jalur yang Menanjak

23 Juni 2026 - 10:27 WIB

Trending di Politik