Bunda Indah Dorong Study Tour Sekolah Pilih Desa Wisata Lumajang: Edukasi, Ekonomi, dan Cinta Daerah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 20 Agu 2025 09:17 WIB ·

Bunda Indah Dorong Study Tour Sekolah Pilih Desa Wisata Lumajang: Edukasi, Ekonomi, dan Cinta Daerah


 Bunda Indah Dorong Study Tour Sekolah Pilih Desa Wisata Lumajang: Edukasi, Ekonomi, dan Cinta Daerah Perbesar

Desa Jadi Pusat Edukasi dan Rekreasi

Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat strategi pengembangan pariwisata berbasis lokal lewat program unggulan “Satu Desa Satu Wisata.” Sebagai bentuk nyata, Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), mengimbau seluruh sekolah agar tidak lagi mengadakan study tour ke luar daerah, melainkan memilih destinasi wisata di desa-desa Lumajang.

Imbauan ini disampaikan Bunda Indah dalam Rapat Koordinasi bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Selasa (19/8/2025).

“Saya mengimbau kepada semua sekolah untuk tidak melakukan kegiatan piknik ke luar kota. Kita punya banyak desa dengan potensi wisata yang menarik. Ini kesempatan bagi kepala desa untuk mempromosikan desanya masing-masing,” tegas Bunda Indah.


Satu Desa Satu Wisata: Strategi Baru Bangun Ekonomi Lokal

Program Satu Desa Satu Wisata digagas sebagai langkah strategis untuk menggali potensi wisata desa sekaligus menjadikannya motor pertumbuhan ekonomi baru. Pemerintah meyakini, pariwisata lokal tidak hanya berdampak pada perputaran ekonomi, tetapi juga melestarikan budaya, memperkuat kearifan lokal, dan membuka ruang partisipasi generasi muda.

Bunda Indah menekankan bahwa study tour lokal memberi nilai tambah lebih besar. Siswa bukan hanya berwisata, melainkan juga belajar mengenal potensi alam, tradisi, dan identitas budaya Lumajang.


Dampak Ganda: Edukasi untuk Siswa, Ekonomi untuk Desa

Kebijakan mendorong sekolah memilih desa wisata diyakini mampu meningkatkan jumlah kunjungan sekaligus menghidupkan perekonomian desa. Lonjakan kunjungan itu akan membuka peluang usaha baru, menggeliatkan UMKM lokal, hingga memperkuat desa sebagai pusat pertumbuhan baru.

“Desa bisa menjadi tempat belajar, tempat rekreasi, dan ruang pemberdayaan masyarakat. Study tour lokal menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah sendiri,” jelas Bunda Indah.


Sinergi untuk Pariwisata Berkelanjutan

Lebih jauh, Bunda Indah menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pemerintah desa, sekolah, pelaku wisata, hingga organisasi masyarakat harus bersinergi agar pengelolaan wisata desa tidak hanya fokus pada keuntungan ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat identitas lokal.

“Pariwisata desa bukan sekadar hiburan, tapi juga ruang edukasi, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi rakyat. Dengan sinergi bersama, Lumajang bisa menjadi contoh daerah yang sukses mengembangkan pariwisata berbasis desa secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jalan Santai HUT RI di Lumajang, Agus Setiawan: Bisa Dapat Hadiah dan Makan Gratis

22 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Rp4,2 Miliar Dianggarkan, Iuran BPJS Ketenagakerjaan di 26 Desa Lumajang Menunggak

21 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Semarak HUT RI di Tunjung Lumajang, Warga Jalan Sehat dan UMKM Ikut Kecipratan

20 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Agus Setiawan dan Ratih Damayanti Ajak Warga Jalan Santai, Doorprize Sepeda Listrik Menanti

20 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Truk Sound Horeg Terbakar Saat Karnaval di Lumajang, Peserta Tetap Lanjut

20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Perbaikan 27 Ambulans Desa Lumajang Habiskan Rp884,9 Juta, 9 Unit Masih Diperbaiki

19 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Trending di Daerah