DLH Lumajang Pastikan Rehabilitasi Alun-alun Tak Ganggu Pedagang dan Sekolah Sekitar - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 22 Agu 2025 20:42 WIB ·

DLH Lumajang Pastikan Rehabilitasi Alun-alun Tak Ganggu Pedagang dan Sekolah Sekitar


 DLH Lumajang Pastikan Rehabilitasi Alun-alun Tak Ganggu Pedagang dan Sekolah Sekitar Perbesar

Lumajang, – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang memastikan proses rehabilitasi Alun-alun Lumajang tidak akan mengganggu aktivitas warga di sekitar area tersebut.

Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris DLH, Agus Rohman Rozaq, yang menyampaikan kegiatan di luar area inti alun-alun tetap berjalan seperti biasa.

Menurutnya, masyarakat masih bisa menjalankan kegiatan ekonomi, pendidikan, dan keagamaan di sekitar alun-alun tanpa gangguan.

Baca juga: Hari Menabung 2025: Anak-anak Lumajang Belajar Jadi Petualang Keuangan yang Cerdas

“Para pedagang pun tetap dapat berjualan seperti biasa, termasuk saat momen Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN),” katanya, Jumat (22/8/25).

Sementara itu, beberapa kegiatan yang biasanya dilakukan di dalam alun-alun, seperti senam massal dan upacara, akan dipindahkan sementara ke tempat lain seperti Stadion dan Gor Wirabakti.

Baca juga: Renovasi Alun-Alun Lumajang: Penutupan Sementara untuk Wajah Baru

“Senam nanti dialihkan ke stadion atau kor. Kalau ada kegiatan besar seperti upacara hari nasional yang biasanya digelar di alun-alun, juga akan dipindahkan ke lokasi alternatif selama proses berlangsung,” jelas Agus.

Ia juga menyampaikan satu-satunya fasilitas pendidikan yang terdampak adalah PAUD Sakinah yang berlokasi di dalam alun-alun. Selama proses rehabilitasi, kegiatan belajar mengajar akan dipindahkan sementara ke bekas gedung SMP 1 atau yang saat ini digunakan sebagai perpustakaan.

Proyek rehabilitasi alun-alun ini ditargetkan rampung dalam waktu 90 hari kerja, dan selama itu akses masyarakat ke area inti alun-alun akan dibatasi.

“Memang sementara tidak bisa menikmati pemandangan atau aktivitas dalam alun-alun, tapi yang penting tidak mengganggu aktivitas utama warga sekitar,” tandasnya.

“Yang jadi masalah itu kan yang di dalam alun-alun. Kalau yang di sekitar, seperti perbankan, sekolah SD Lawo, masjid, madrasah, dan pedagang kaki lima (PKL), tidak ada masalah,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Trending di Daerah