Hadapi Tantangan Imunisasi, Jember Siapkan Rp400 Miliar untuk Kesehatan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kesehatan dan Olah Raga · 3 Sep 2025 19:41 WIB ·

Hadapi Tantangan Imunisasi, Jember Siapkan Rp400 Miliar untuk Kesehatan


 Hadapi Tantangan Imunisasi, Jember Siapkan Rp400 Miliar untuk Kesehatan Perbesar

Jember, – Pemerintah Kabupaten Jember menyatakan komitmen serius dalam meningkatkan cakupan imunisasi anak dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 miliar untuk sektor kesehatan.

Komitmen ini ditunjukkan langsung oleh Bupati Muhammad Fawait dalam forum percepatan imunisasi bersama Dinas Kesehatan Jawa Timur dan UNICEF.

Dalam kegiatan bertajuk Akselerasi Imunisasi Rutin dan Imunisasi Kejar yang digelar di Jember pada Selasa (2/9), Dinas Kesehatan Jawa Timur mengungkapkan bahwa Jember menjadi daerah dengan jumlah anak tanpa imunisasi (zerodos) tertinggi di Jawa Timur, yakni sebanyak 11.049 anak.

“Jember mencatat angka zerodos tertinggi di provinsi, dan ini menjadi perhatian serius karena berdampak pada kerentanan terhadap penyakit menular,” ujar Ketua Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi Dinkes Jatim, Eka Putri Lestari.

Baca juga: Rumah Kayu di Lumajang Terbakar di Tengah Musim Kemarau, Api Cepat Membesar

Menurut Eka, cakupan imunisasi dasar lengkap di Jember baru mencapai 38,7 persen dari target 55 persen yang ditetapkan untuk Juli 2025. Jika tidak ada percepatan, dikhawatirkan akan ada penambahan sekitar 6.000 anak zerodos hingga akhir tahun ini.

Meski demikian, Dinkes Jatim menilai komitmen Pemkab Jember cukup kuat, terlihat dari kehadiran langsung Bupati Muhammad Fawait bersama Ketua TP PKK Gyta Eka Puspita dalam kegiatan strategis tersebut.

“Kehadiran kepala daerah menunjukkan keseriusan untuk bergerak cepat. Tinggal bagaimana lintas sektor ikut aktif menindaklanjuti,” tambah Eka.

Baca juga: Digitalisasi Jadi Kunci, Pemkot Surabaya Targetkan Retribusi Aset Rp121 Miliar di 2025

Dukungan terhadap percepatan imunisasi juga datang dari UNICEF Indonesia. Health Specialist UNICEF, Dr. Armunanto, menyampaikan bahwa meski kasus campak di Jember tergolong kecil, namun jumlah absolutnya tetap signifikan karena populasi yang besar.

“Tidak adanya kematian akibat campak di Jember sejauh ini adalah bukti bahwa imunisasi efektif. Namun, dengan banyaknya anak yang belum terlindungi, risiko tetap ada,” tegas Armunanto.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan bahwa peningkatan derajat kesehatan masyarakat merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Anggaran sebesar Rp400 miliar telah disiapkan, termasuk untuk memperkuat pelayanan imunisasi dan pembiayaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat.

“Kami menyerukan dukungan lintas sektor, termasuk tokoh agama dan komunitas lokal, untuk bersama-sama meningkatkan cakupan imunisasi. Ini bukan sekadar soal dana, tapi juga soal edukasi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa penolakan imunisasi di masyarakat bukan hanya karena persoalan ekonomi, melainkan kurangnya pemahaman. Oleh karena itu, pemkab menggandeng tokoh-tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan untuk melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat.

“Layanan kesehatan di Jember kini sudah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal dari akses kesehatan, terutama imunisasi,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Membidik Mimpi di Jarak 70 Meter, Harapan Lumajang Bertumpu di Jatim Series 1

14 April 2026 - 19:03 WIB

Dinkes Lumajang Kirim Sampel 105 Suspek Campak ke Laboratorium Kemenkes di Surabaya

10 April 2026 - 11:45 WIB

Awal 2026, Dinkes Lumajang Temukan 136 Kasus HIV Baru, Masih Menunggu Validasi

10 April 2026 - 08:21 WIB

PMI Lumajang Terapkan Sistem Siaga Darurat Titik Rawan Saat Arus Mudik Idulfitri 2026

19 Maret 2026 - 16:48 WIB

Demam dan Ruam Merah Belum Tentu Campak, Bisa Juga Penyakit Lain

16 Maret 2026 - 15:56 WIB

Kenali Fase Prodromal Campak, Gejala Awal yang Sering Tidak Disadari

16 Maret 2026 - 15:50 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga