Desain Alun-Alun Lumajang Sudah Siap, DLH Tunggu Proses Pengadaan Rekanan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 4 Sep 2025 16:15 WIB ·

Desain Alun-Alun Lumajang Sudah Siap, DLH Tunggu Proses Pengadaan Rekanan


 Desain Alun-Alun Lumajang Sudah Siap, DLH Tunggu Proses Pengadaan Rekanan Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan bahwa proses penataan Alun-Alun Lumajang masih berada dalam tahap awal.

Meskipun desain penataan sudah disiapkan, pelaksanaan fisik proyek belum bisa dimulai karena masih menunggu proses pengadaan dan penerbitan Surat Perintah Kerja (SPK).

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris DLH Lumajang, Agus Rohman Rozaq. Ia menjelaskan desain awal telah rampung dan digunakan sebagai bahan dalam proses pengadaan rekanan.

Baca juga: Ngopi Bareng Insan Pers, Kapolres Lumajang Tekankan Pentingnya Sinergi Informasi

“Kalau sekarang masih dalam rangkaian proses pengadaan. Sementara untuk desainnya sudah ada, sebagai bahan pengadaan rekanan,” kata Agus saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, Kamis (4/9/25).

Ia menekankan rehabilitasi alun-alun kali ini bukan berupa revitalisasi total, melainkan penanganan pada sejumlah kerusakan fisik yang dinilai mendesak, seperti kerusakan lantai trotoar, saluran drainase yang sering tergenang, serta penggantian pohon tua yang akarnya merusak infrastruktur.

Baca juga: Digitalisasi Jadi Kunci, Pemkot Surabaya Targetkan Retribusi Aset Rp121 Miliar di 2025

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah rencana pemasangan jalur tactile atau jalur penanda bagi penyandang disabilitas, khususnya tunanetra, yang sebelumnya belum tersedia.

“Nanti akan ada keramik penanda. Jadi kalau orang yang tidak bisa melihat, pakai tongkatnya itu sudah bisa mengarah,” ungkap Agus.

Sementara itu, ia memastikan tidak akan ada penambahan ikon baru atau bangunan tambahan dalam penataan kali ini. Tulisan I Like Lumajang yang sebelumnya menjadi ikon, kini dalam kondisi rusak dan belum ada rencana penggantian dalam waktu dekat.

“Yang menjadi fokus rehabilitasi tetap pada perbaikan elemen-elemen dasar yang berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Krisis LPG 3 Kg di Jember Usai Lebaran, Warga Kesulitan Memasak

6 April 2026 - 08:59 WIB

Ditinggal Tahlilan Ayah, Siti Maisaroh Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

4 April 2026 - 10:49 WIB

Libur Paskah, Alun-Alun dan Kayutangan Jadi Fokus Pengamanan Lalu Lintas di Malang

3 April 2026 - 18:05 WIB

Tak Semua Pegawai Libur, WFH Lumajang Hanya untuk Administrasi

3 April 2026 - 08:32 WIB

Tragedi Libur Lebaran di Muara Bondoyudo, Pelajar SMP Lumajang Masih Hilang di Hari Keempat

1 April 2026 - 16:23 WIB

Aman untuk Sekarang, Tapi Tidak Pasti, Ketergantungan Kebijakan Pusat pada Nasib P3K

31 Maret 2026 - 17:37 WIB

Trending di Daerah