Inovasi Digital ASN Lumajang untuk Pelayanan Publik - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 11 Sep 2025 12:44 WIB ·

4 Inovasi Digital ASN Lumajang: Layanan Publik Kini Lebih Cepat, Transparan, dan Efisien


 4 Inovasi Digital ASN Lumajang: Layanan Publik Kini Lebih Cepat, Transparan, dan Efisien Perbesar

Lensa Warta – Transformasi digital birokrasi di Kabupaten Lumajang semakin nyata. Empat inovasi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi diluncurkan oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), Senin (8/9/2025) di Pendopo Arya Wiraraja.

Empat inovasi tersebut lahir dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII. ASN di perangkat daerah masing-masing mengembangkan proyek itu tanpa tambahan anggaran. Selain itu, tujuan utamanya menghadirkan pelayanan publik digital yang lebih cepat, efisien, dan transparan.

Inovasi Layanan Publik Digital Lumajang

  1. Si MATA KIJANG (BKD) – Sistem manajemen talenta ASN yang menempatkan pegawai sesuai kompetensi berbasis data, sekaligus mempercepat keputusan SDM.

  2. E_TAPAK (BPRD) – Elektronifikasi transaksi pajak daerah agar warga bisa membayar pajak lebih mudah, transparan, dan akuntabel.

  3. Si Pintar PJU (Dishub) – Sistem pemantauan lampu jalan digital real-time yang mendukung deteksi dan perbaikan lebih cepat demi kenyamanan masyarakat.

  4. SMILE (Bakesbangpol) – Sistem informasi lintas sektoral yang membantu deteksi dini potensi gangguan wilayah serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bupati Tekankan Implementasi Nyata

Bunda Indah menegaskan bahwa inovasi ini tidak boleh berhenti sebagai proyek formalitas.
“Proyek-proyek ini harus segera diterapkan agar pelayanan publik benar-benar lebih cepat, transparan, dan sesuai kebutuhan warga. Inovasi ini menjadi langkah nyata untuk mewujudkan Lumajang yang melayani dan berdaya saing,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keempat proyek tersebut membuktikan kemampuan ASN Lumajang membaca tantangan publik dan menciptakan solusi konkret. Dengan demikian, pelayanan menjadi lebih responsif, birokrasi makin efisien, dan kualitas hidup masyarakat meningkat.

Selaras dengan Transformasi Digital Nasional

Di sisi lain, Pemkab Lumajang terus mendorong transformasi digital birokrasi sesuai arahan pemerintah pusat. Langkah ini memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan akuntabilitas pelayanan publik.

Akhirnya, Bunda Indah berharap empat inovasi ini menjadi model bagi daerah lain dalam memanfaatkan kreativitas ASN. Oleh karena itu, Lumajang diharapkan mampu menghadirkan birokrasi modern yang melayani, adaptif, dan berpihak pada masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah