Bunda Indah: Anak-anak Harus Dilibatkan dalam Penyempurnaan Program - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 17 Sep 2025 13:16 WIB ·

Bunda Indah: Anak-anak Harus Dilibatkan dalam Penyempurnaan Program


 Bunda Indah: Anak-anak Harus Dilibatkan dalam Penyempurnaan Program Perbesar

Lumajang, – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau sapaan akrabnya Bunda Indah, menegaskan pentingnya melibatkan anak-anak secara aktif dalam proses evaluasi dan pengembangan program pemerintah, khususnya dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG).

Menurutnya, anak-anak tidak seharusnya hanya dianggap sebagai objek penerima manfaat, melainkan subjek yang pendapatnya layak didengar dan dijadikan dasar pengambilan keputusan.

Pernyataan tersebut disampaikan Bunda Indah dalam wawancara khusus bersama Tim Redaksi Indonesia.go.id dan InfoPublik.id Kementerian Komunikasi dan Digital, Rabu (17/9/25), di Pendopo Arya Wiraraja, Lumajang.

Baca juga: Melawan Saat Ditangkap, Spesialis Pencuri Sekolah di Lumajang Dilumpuhkan Polisi

“Dengan mendengar masukan mereka, anak-anak bukan sekadar objek, tapi subjek yang berkontribusi dalam penyempurnaan program,” kata Bunda Indah.

Ia menjelaskan, salah satu bentuk pelibatan anak dalam Program MBG adalah melalui sistem umpan balik (feedback) antara sekolah dengan dapur sehat.

Pendekatan ini memungkinkan masukan langsung dari anak-anak terkait menu makanan yang mereka sukai atau tidak sukai, yang kemudian dijadikan dasar untuk perbaikan.

Baca juga: DLH Lumajang Targetkan Administrasi Rehabilitasi Alun-Alun Rampung Minggu Ini

Contohnya, dari hasil evaluasi, banyak anak yang menyukai ayam goreng. Maka, tim dapur MBG tidak hanya menyajikan ayam dalam bentuk biasa, tapi juga mengolahnya menjadi nugget, katsu, atau ayam goreng sehat yang tetap memenuhi standar gizi.

“Kami ingin anak-anak merasa didengar. Rasanya tetap enak, tapi tetap bergizi. Ini pendekatan yang humanis dan partisipatif,” tambahnya.

Menurutnya, kepuasan anak-anak dalam menikmati makanan bergizi bukan hal sepele, tetapi menjadi indikator keberhasilan program sekaligus investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan percaya diri.

“Anak yang sehat dan gembira di sekolah akan tumbuh dengan rasa percaya diri. Itu modal dasar bagi pembangunan SDM Lumajang ke depan,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gunung Semeru Tetap Siaga Level III, Teramati 6 Letusan Hari Ini

20 Februari 2026 - 14:46 WIB

Banjir Lahar Kembali Terjadi di Lumajang, Penambang Diminta Patuhi Arahan Petugas

18 Februari 2026 - 17:47 WIB

Banjir Lahar Hujan Kembali Terjang Lumajang, Warga Nekat Seberangi Sungai

18 Februari 2026 - 17:26 WIB

Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Yang Terjadi di Gondoruso Bau Belerang

17 Februari 2026 - 20:36 WIB

Sudah Dinormalisasi, Sungai Tetap Tak Mampu Bendung Lahar Semeru

17 Februari 2026 - 20:27 WIB

Kepanikan di Atas Jembatan, Warga Berlarian Saat Lahar Semeru Meluap

17 Februari 2026 - 20:22 WIB

Trending di Nasional