Arah Wisata Lumajang Sudah Jelas, Selatan dan Barat Tinggal Dipoles - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Pariwisata · 16 Okt 2025 10:09 WIB ·

Arah Wisata Lumajang Sudah Jelas, Selatan dan Barat Tinggal Dipoles


 Arah Wisata Lumajang Sudah Jelas, Selatan dan Barat Tinggal Dipoles Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang menyatakan arah pengembangan wisata daerah kini semakin terarah dan fokus, terutama di wilayah selatan dan barat.

Kawasan-kawasan ini dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan, hanya saja perlu sentuhan akhir berupa penataan, pengemasan, dan promosi yang lebih kuat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam pernyataan resmi usai kunjungan ke beberapa titik wisata di Kecamatan Pronojiwo, termasuk Air Terjun Tumpak Sewu, Lava Tour Semeru, dan destinasi baru Taman Bunga Puspa Adiwarna.

Baca juga: Pariwisata Diakui Sebagai Sektor Tercepat Majukan Lumajang

Ia menyebut potensi yang dimiliki wilayah selatan Lumajang luar biasa besar dan bisa menjadi tulang punggung sektor pariwisata daerah.

“Selatan dan arah barat itu tinggal dipoles saja. Destinasinya sudah ada, tinggal bagaimana kita kemas, kita dorong, dan kita dukung dengan fasilitas serta promosi,” katanya, Kamis (16/10/2025).

Baca juga: Komplotan Rudi Hartono Terlibat Pencurian Besar-besaran di Lumajang, Satu DPO Masih Buron

Menurutnya, pariwisata merupakan sektor yang paling cepat membawa kemajuan ekonomi. Tak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga membuka lapangan kerja secara langsung, terutama bagi masyarakat sekitar.

Namun di balik optimisme tersebut, pemerintah juga menyadari adanya kekurangan yang masih menjadi tantangan, belum kuatnya keterlibatan ekonomi kreatif dalam mendukung pengembangan destinasi.

“Masalah kita bukan di objek wisatanya. Hampir semua kecamatan punya keunggulan masing-masing. Tapi ekonomi kreatif belum mengikuti. Ini jadi PR besar bagi Dinas Pariwisata,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bromo Ditutup, Tumpak Sewu Panen Turis Asing: Kunjungan Naik 40 Persen

12 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Bromo Tak Bisa Dikunjungi, Turis Asing Dialihkan ke Tumpak Sewu oleh Pemandu Wisata

12 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Kebakaran Hutan Picu Penutupan Jalur Wisata Bromo via Senduro

4 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Menyusuri Surga Air Terjun di Senduro, Dari Manggisan hingga Sarun yang Masih Perawan

31 Juli 2026 - 11:10 WIB

Gendong Gratis Jadi Layanan Keselamatan Wisatawan di Tumpak Sewu

28 Juli 2026 - 10:51 WIB

B29: Negeri di Atas Awan yang Turun Kasta Jadi Wisata Puluhan Orang

19 Juni 2026 - 17:08 WIB

Trending di Pariwisata