Tol Prolajang, Investasi Infrastruktur Rp4,7 Triliun untuk Masa Depan Tapal Kuda - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 26 Okt 2025 13:15 WIB ·

Tol Prolajang, Investasi Infrastruktur Rp4,7 Triliun untuk Masa Depan Tapal Kuda


 Tol Prolajang, Investasi Infrastruktur Rp4,7 Triliun untuk Masa Depan Tapal Kuda Perbesar

Lumajang, – Proyek tol Probolinggo-Lumajang (Tol Prolajang) kembali menjadi sorotan publik setelah pemerintah membeberkan rencana pembangunan sepanjang 32 kilometer dengan estimasi biaya Rp4,7 triliun.

Tol ini diharapkan menjadi tulang punggung distribusi logistik dan penghubung destinasi wisata utama di Jawa Timur bagian selatan.

Proyek strategis ini masuk dalam Perpres Nomor 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi Jawa Timur dan dibangun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Mekanisme ini memungkinkan keterlibatan pihak swasta tanpa membebani APBN, sekaligus menjadikan proyek lebih efisien dan berkelanjutan.

Baca juga: Pembangunan Tol Probolinggo-Situbondo Barat Capai 80 Persen, Ditarget Rampung Awal 2026

“Tol Prolajang akan menjadi penghubung strategis antara kawasan industri dan destinasi wisata di Jawa Timur,” ujar Bambang Widodo, Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur Jawa Timur, Minggu (26/10/2025).

Selain mempercepat arus logistik, tol ini diyakini akan mendorong sektor pariwisata di Tapal Kuda. Akses menuju Gunung Bromo, Semeru, dan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan semakin mudah dijangkau wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca juga: BPK Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Lintas Selatan Banyuwangi-Jember

Kecepatan transportasi yang lebih tinggi diprediksi akan membuka peluang baru bagi pengusaha lokal, mempermudah distribusi barang, serta menumbuhkan pusat ekonomi baru di sepanjang trase tol.

Meskipun mendapat sambutan positif, proyek ini menghadapi tantangan signifikan, terutama terkait pembebasan lahan. Ribuan bidang tanah warga terdampak di sepanjang trase, namun pemerintah daerah Probolinggo dan Lumajang menegaskan bahwa prosesnya akan dilakukan secara adil dan transparan, dengan perhatian pada kepentingan warga setempat.

Saat ini, pemerintah tengah melakukan kajian kelayakan, survei lapangan, dan penyusunan master plan sebelum memasuki tahap lelang dan konstruksi fisik.

Targetnya, pembangunan fisik tol dapat dimulai dalam dua tahun ke depan, menjadikan Tol Prolajang sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi, konektivitas, dan pelayanan publik di wilayah selatan Jawa Timur.

Dengan waktu tempuh yang lebih singkat, biaya logistik lebih efisien, serta potensi lapangan kerja baru, Tol Prolajang diharapkan menjadi simbol kemajuan infrastruktur dan pemerataan pembangunan di Tapal Kuda, menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, pelaku usaha, dan sektor pariwisata.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Lahar Kembali Terjadi di Lumajang, Penambang Diminta Patuhi Arahan Petugas

18 Februari 2026 - 17:47 WIB

Banjir Lahar Hujan Kembali Terjang Lumajang, Warga Nekat Seberangi Sungai

18 Februari 2026 - 17:26 WIB

Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Yang Terjadi di Gondoruso Bau Belerang

17 Februari 2026 - 20:36 WIB

Sudah Dinormalisasi, Sungai Tetap Tak Mampu Bendung Lahar Semeru

17 Februari 2026 - 20:27 WIB

Kepanikan di Atas Jembatan, Warga Berlarian Saat Lahar Semeru Meluap

17 Februari 2026 - 20:22 WIB

Motor Macet Akibat Lahar Semeru, Warga Lumajang Gotong-Royong Selamatkan Kendaraan

17 Februari 2026 - 13:55 WIB

Trending di Nasional