Tol Prolajang, Investasi Infrastruktur Rp4,7 Triliun untuk Masa Depan Tapal Kuda - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 26 Okt 2025 13:15 WIB ·

Tol Prolajang, Investasi Infrastruktur Rp4,7 Triliun untuk Masa Depan Tapal Kuda


 Tol Prolajang, Investasi Infrastruktur Rp4,7 Triliun untuk Masa Depan Tapal Kuda Perbesar

Lumajang, – Proyek tol Probolinggo-Lumajang (Tol Prolajang) kembali menjadi sorotan publik setelah pemerintah membeberkan rencana pembangunan sepanjang 32 kilometer dengan estimasi biaya Rp4,7 triliun.

Tol ini diharapkan menjadi tulang punggung distribusi logistik dan penghubung destinasi wisata utama di Jawa Timur bagian selatan.

Proyek strategis ini masuk dalam Perpres Nomor 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi Jawa Timur dan dibangun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Mekanisme ini memungkinkan keterlibatan pihak swasta tanpa membebani APBN, sekaligus menjadikan proyek lebih efisien dan berkelanjutan.

Baca juga: Pembangunan Tol Probolinggo-Situbondo Barat Capai 80 Persen, Ditarget Rampung Awal 2026

“Tol Prolajang akan menjadi penghubung strategis antara kawasan industri dan destinasi wisata di Jawa Timur,” ujar Bambang Widodo, Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur Jawa Timur, Minggu (26/10/2025).

Selain mempercepat arus logistik, tol ini diyakini akan mendorong sektor pariwisata di Tapal Kuda. Akses menuju Gunung Bromo, Semeru, dan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan semakin mudah dijangkau wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca juga: BPK Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Lintas Selatan Banyuwangi-Jember

Kecepatan transportasi yang lebih tinggi diprediksi akan membuka peluang baru bagi pengusaha lokal, mempermudah distribusi barang, serta menumbuhkan pusat ekonomi baru di sepanjang trase tol.

Meskipun mendapat sambutan positif, proyek ini menghadapi tantangan signifikan, terutama terkait pembebasan lahan. Ribuan bidang tanah warga terdampak di sepanjang trase, namun pemerintah daerah Probolinggo dan Lumajang menegaskan bahwa prosesnya akan dilakukan secara adil dan transparan, dengan perhatian pada kepentingan warga setempat.

Saat ini, pemerintah tengah melakukan kajian kelayakan, survei lapangan, dan penyusunan master plan sebelum memasuki tahap lelang dan konstruksi fisik.

Targetnya, pembangunan fisik tol dapat dimulai dalam dua tahun ke depan, menjadikan Tol Prolajang sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi, konektivitas, dan pelayanan publik di wilayah selatan Jawa Timur.

Dengan waktu tempuh yang lebih singkat, biaya logistik lebih efisien, serta potensi lapangan kerja baru, Tol Prolajang diharapkan menjadi simbol kemajuan infrastruktur dan pemerataan pembangunan di Tapal Kuda, menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, pelaku usaha, dan sektor pariwisata.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hidup Rukun di Lereng Semeru, Kampung Pancasila Rawat Toleransi Sehari-hari

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Seremoni, Ini Pesan Wabup Lumajang

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Trending di Nasional