Tak Sempat Selamatkan Barang, Kisah Warga Rojopolo Saat Banjir Datang Tengah Malam - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 31 Okt 2025 14:46 WIB ·

Tak Sempat Selamatkan Barang, Kisah Warga Rojopolo Saat Banjir Datang Tengah Malam


 Tak Sempat Selamatkan Barang, Kisah Warga Rojopolo Saat Banjir Datang Tengah Malam Perbesar

Lumajang, – Air datang begitu cepat, kami panik, kata Agus, warga Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, yang rumahnya terendam banjir hingga setinggi dada orang dewasa.

Hujan deras yang mengguyur Lumajang sejak Kamis malam (30/10/2025) mengubah suasana tenang menjadi kepanikan saat sungai di kawasan itu meluap tanpa peringatan.

Sekitar pukul 22.30 WIB, sebagian warga Rojopolo yang sudah terlelap mendadak terbangun oleh suara gemuruh air. Dalam hitungan menit, halaman rumah berubah menjadi kolam, dan air terus merambat ke dalam rumah.

Baca juga:Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Perlindungan Sosial bagi Petani Melalui Santunan Kematian

“Kami sempat pikir hanya hujan biasa, tapi tiba-tiba air masuk dari belakang rumah. Anak-anak langsung saya gendong, barang-barang sudah tidak sempat diangkat,” tutur Agus sambil menatap ruang tamunya yang kini dipenuhi lumpur, Jumat (31/10/2025).

Di tengah gelap malam dan derasnya hujan, warga berusaha menyelamatkan diri ke tempat lebih tinggi. Beberapa memilih berlindung di mushala, sebagian lainnya naik ke lantai dua rumah tetangga yang lebih tinggi.

Baca juga:Bupati Lumajang Gerakkan Program Kejar Paket untuk 48 Ribu Warga Tak Tamat SD

“Listrik mati, gelap, cuma suara air dan orang-orang yang teriak minta tolong,” kata Siti Rahma, warga lainnya yang turut dievakuasi bersama dua anaknya.

Banjir kali ini disebut warga sebagai yang terparah dalam lima tahun terakhir. Di Desa Rojopolo saja, 1.185 rumah dilaporkan terendam, sementara 40 rumah lainnya terdampak di Desa Kaliboto Kidul yang berada di wilayah sekitar.

Genangan air mencapai ketinggian hingga satu meter, merendam perabotan, kasur, pakaian, dan barang berharga.

Saat banjir mulai surut pada Jumat pagi, pemandangan yang tersisa membuat hati terenyuh. Warga sibuk membersihkan lumpur tebal di lantai rumah, menjemur pakaian, dan menghitung kerugian.

Menanggapi bencana ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi sejak Jumat dini hari. Petugas bersama relawan fokus membantu proses evakuasi warga, pendataan kerusakan, dan distribusi bantuan darurat.

“Kami masih memantau perkembangan di lapangan. Fokus kami memastikan keselamatan warga serta menyalurkan bantuan seperti air bersih, makanan siap saji, dan selimut,” kata Tanto Agustian, Komandan Regu TRC BPBD Lumajang.

Selain membuka posko darurat di Balai Desa Rojopolo, BPBD juga menyiagakan personel untuk mengantisipasi banjir susulan, karena BMKG memprediksi potensi hujan sedang hingga lebat masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Ghufron Sebut Peserta PBI Bisa Aktif Lagi, PDIP Lumajang Dorong Sosialisasi Maksimal

15 Mei 2026 - 21:42 WIB

Dispendukcapil Lumajang Tetap Layani Rekam dan Perubahan KTP Saat Libur

15 Mei 2026 - 15:05 WIB

Banjir Lumajang, 15 Sapi Dievakuasi, 60 Hektar Lahan Pertanian Terdampak

15 Mei 2026 - 14:10 WIB

Banjir Lumajang Rendam Permukiman, Warga Evakuasi Sapi ke Tempat Aman

15 Mei 2026 - 11:51 WIB

Tanggul Sungai Menjangan Jebol, Banjir Rendam 300 KK di Lumajang

15 Mei 2026 - 08:59 WIB

Dibangunkan Tetangga Tengah Malam, Warga Sukodono Kaget Rumah Sudah Kebanjiran

15 Mei 2026 - 07:20 WIB

Trending di Daerah