Meski Rumah Terendam, Sebagian Warga Lumajang Pilih Bertahan di Tengah Banjir - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 2 Nov 2025 07:43 WIB ·

Meski Rumah Terendam, Sebagian Warga Lumajang Pilih Bertahan di Tengah Banjir


 Meski Rumah Terendam, Sebagian Warga Lumajang Pilih Bertahan di Tengah Banjir Perbesar

Lumajang, – Banjir setinggi 1,5 meter yang merendam Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, sejak Sabtu malam (1/11/2025) memaksa sebagian warga mengungsi. Namun, tidak sedikit warga yang memilih tetap bertahan di rumah meski air telah mencapai separuh tinggi bangunan.

Keputusan sebagian warga untuk tidak dievakuasi membuat proses penanganan bencana sedikit terhambat. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang harus bekerja ekstra menyalurkan bantuan logistik ke rumah-rumah warga yang terisolasi banjir.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, mengatakan bahwa timnya sudah menyiapkan bantuan makanan siap saji, namun pendistribusian terkendala karena sebagian warga enggan meninggalkan rumah.

Baca juga: Banjir Setinggi 1,5 Meter Rendam Tiga RW di Lumajang, Warga Mulai Dievakuasi

“Saat ini tim masih menyisir melakukan evakuasi sambil asesmen dampak. Untuk logistik makanan siap saji sudah mulai kami distribusikan sambil menunggu nasi bungkus yang masih dalam perjalanan,” jelas Yudhi.

Salah satu warga, Siti Rahma (45), mengaku memilih bertahan di rumahnya karena khawatir barang-barang berharga akan hilang jika ditinggalkan. Meski listrik padam dan air sudah masuk ke dalam rumah, ia bersama keluarganya tetap bertahan di lantai dua rumahnya.

Baca juga:Pasca-Banjir, Pemkab Lumajang Bersihkan Sungai dan Rehabilitasi Infrastruktur Rusak

“Takut kalau ditinggal nanti barang-barang hanyut atau hilang. Kami bertahan saja dulu di atas, nunggu airnya surut,” kata Siti.

Sementara itu, Kepala Desa Kutorenon, Faisal Rizal, menyebut ada tiga RW yang terdampak banjir, yakni RW 8, 9, dan 10. Ia mengimbau warga agar tetap waspada dan segera mengungsi jika kondisi air semakin naik.

“Kami terus imbau warga supaya mengungsi kalau air makin tinggi. Tapi banyak yang tetap ingin di rumah karena khawatir meninggalkan harta bendanya,” kata Faisal.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah