Gladak Perak Ditutup Sementara, Abu Semeru Menggumpal di Udara, Jalan Tak Lagi Aman Dilalui - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 21 Nov 2025 15:33 WIB ·

Gladak Perak Ditutup Sementara, Abu Semeru Menggumpal di Udara, Jalan Tak Lagi Aman Dilalui


 Gladak Perak Ditutup Sementara, Abu Semeru Menggumpal di Udara, Jalan Tak Lagi Aman Dilalui Perbesar

Lumajang, – Kondisi di kawasan Gladak Perak kembali memasuki fase berbahaya setelah abu vulkanik dari Gunung Semeru turun dengan intensitas pekat pascahujan deras yang mengguyur wilayah lereng gunung.

Jalur utama yang menghubungkan Candipuro–Pronojiwo itu resmi ditutup total untuk kendaraan roda dua maupun empat, menyusul menurunnya jarak pandang dan semakin licinnya permukaan jalan.

Zaki, salah satu petugas pengamanan di Gladak Perak, melaporkan bahwa abu vulkanik yang menggumpal di udara membuat situasi tidak memungkinkan untuk aktivitas lalu lintas.

Abu pekat tersebut merupakan imbas dari remobilisasi material erupsi sebelumnya yang terbawa air hujan dan angin.

“Di sini abu vulkaniknya sangat pekat sekali. Dampaknya langsung ke jalan yang jadi licin dan pandangan hampir tidak terlihat. Kondisi ini sangat berbahaya untuk kendaraan,” katanya, Jumat (21/11/2025).

Penutupan akses dilakukan sebagai langkah pencegahan kecelakaan, terutama bagi pengendara motor yang memiliki risiko lebih tinggi tergelincir di permukaan jalan yang tertutup abu basah.

Ia menegaskan material vulkanik yang masih tersisa di kawasan Gladak Perak meningkatkan potensi bahaya susulan, termasuk aliran lahar jika hujan kembali turun.

“Karena kondisi ekstrem ini, sementara akses kita tutup. Kami imbau semua pengguna jalan untuk tidak memaksakan melintas,” tambahnya.

Selain jalur kendaraan, warga yang berada di bantaran sungai di sekitar Gladak Perak juga diminta untuk segera menjauh.

“Warga yang berada di bantaran sungai diminta segera naik dan tetap mengikuti arahan dari petugas. Situasi bisa berubah kapan saja,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional