Dinilai Overlap, Fraksi PKB Desak Bupati Beri Teguran ke Kepala Bapenda - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 20 Des 2025 20:14 WIB ·

Dinilai Overlap, Fraksi PKB Desak Bupati Beri Teguran ke Kepala Bapenda


 Dinilai Overlap, Fraksi PKB Desak Bupati Beri Teguran ke Kepala Bapenda Perbesar

Jember, – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jember mendesak Bupati Jember untuk memberikan teguran kepada Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, Achmad Imam Fauzi.

Desakan tersebut muncul setelah Kepala Bapenda dinilai menyampaikan pernyataan publik terkait banjir yang dianggap di luar tugas dan fungsinya.

Sekretaris Fraksi PKB DPRD Jember, Nurhuda Candra Hidayat, menyayangkan sikap Kepala Bapenda yang membahas penanganan banjir, termasuk persoalan luapan air dan perizinan perumahan. Menurutnya, hal tersebut merupakan kewenangan Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA).

“Kami menilai ada sikap overlap. Penjelasan terkait bencana banjir seharusnya disampaikan oleh OPD teknis yang berwenang, bukan Kepala Bapenda,” ujar Nurhuda, Sabtu (20/12/2025).

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan kurangnya koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Selain itu, Nurhuda menegaskan Kepala Bapenda tidak memiliki kewenangan maupun peta teknis penanganan banjir.
Nurhuda juga menyoroti kinerja Bapenda yang dinilai belum optimal dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jember.

Ia menyebut sejumlah sektor PAD mengalami penurunan signifikan dan tidak mencapai target, di antaranya sektor BUMD, parkir, dan reklame.

“Wilayah kerja Bapenda adalah bagaimana meningkatkan PAD Jember. Seharusnya fokus di sana, apalagi saat ini PAD banyak yang menurun drastis,” tegasnya.

Atas dasar itu, Fraksi PKB meminta Bupati Jember segera memberikan teguran agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan dan seluruh OPD dapat bekerja sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

“Kami minta bupati menegur, supaya ke depan tidak ada lagi OPD yang keluar dari tupoksi,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desa Kerukunan Menyambut Tamu, Warga Senduro Gotong Royong Benahi Jalan

21 Juni 2026 - 12:32 WIB

Bupati Ingatkan Penambang Waspadai AMAK 25, Jangan Tunggu Alarm Berbunyi

20 Juni 2026 - 20:14 WIB

Luka Bakar Hampir Seluruh Tubuh, Penambang Semeru Jadi Pengingat Risiko yang Sering Diabaikan

20 Juni 2026 - 14:14 WIB

PLN Tegaskan Pencurian Kabel Tak Terkait Pemadaman Bergilir di Lumajang

19 Juni 2026 - 20:54 WIB

Keindahan Tumpak Sewu Diubah Jadi Karya Batik Khas Lumajang

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta

19 Juni 2026 - 09:55 WIB

Trending di Daerah