Dinilai Overlap, Fraksi PKB Desak Bupati Beri Teguran ke Kepala Bapenda - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 20 Des 2025 20:14 WIB ·

Dinilai Overlap, Fraksi PKB Desak Bupati Beri Teguran ke Kepala Bapenda


 Dinilai Overlap, Fraksi PKB Desak Bupati Beri Teguran ke Kepala Bapenda Perbesar

Jember, – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jember mendesak Bupati Jember untuk memberikan teguran kepada Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, Achmad Imam Fauzi.

Desakan tersebut muncul setelah Kepala Bapenda dinilai menyampaikan pernyataan publik terkait banjir yang dianggap di luar tugas dan fungsinya.

Sekretaris Fraksi PKB DPRD Jember, Nurhuda Candra Hidayat, menyayangkan sikap Kepala Bapenda yang membahas penanganan banjir, termasuk persoalan luapan air dan perizinan perumahan. Menurutnya, hal tersebut merupakan kewenangan Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA).

“Kami menilai ada sikap overlap. Penjelasan terkait bencana banjir seharusnya disampaikan oleh OPD teknis yang berwenang, bukan Kepala Bapenda,” ujar Nurhuda, Sabtu (20/12/2025).

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan kurangnya koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Selain itu, Nurhuda menegaskan Kepala Bapenda tidak memiliki kewenangan maupun peta teknis penanganan banjir.
Nurhuda juga menyoroti kinerja Bapenda yang dinilai belum optimal dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jember.

Ia menyebut sejumlah sektor PAD mengalami penurunan signifikan dan tidak mencapai target, di antaranya sektor BUMD, parkir, dan reklame.

“Wilayah kerja Bapenda adalah bagaimana meningkatkan PAD Jember. Seharusnya fokus di sana, apalagi saat ini PAD banyak yang menurun drastis,” tegasnya.

Atas dasar itu, Fraksi PKB meminta Bupati Jember segera memberikan teguran agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan dan seluruh OPD dapat bekerja sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

“Kami minta bupati menegur, supaya ke depan tidak ada lagi OPD yang keluar dari tupoksi,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Trending di Daerah