Khofifah Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Perdagangan Jatim–Tiongkok - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Pendidikan · 5 Jan 2026 12:31 WIB ·

Khofifah Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Perdagangan Jatim–Tiongkok


 Khofifah Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Perdagangan Jatim–Tiongkok Perbesar

Surabaya, – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus memperkuat kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), khususnya di bidang peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan perdagangan.

Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan Khofifah dengan Konsul Jenderal (Konjen) RRT Ye Su di Surabaya. Dalam pertemuan itu, kedua pihak menjajaki peluang kolaborasi di sektor pendidikan, manufaktur, hingga ekspor komoditas unggulan Jawa Timur.

Khofifah menegaskan bahwa penguatan pendidikan menengah di Jawa Timur dirancang selaras dengan kebutuhan pendidikan tinggi, sehingga transisi siswa dari SMA ke perguruan tinggi dapat berlangsung lebih efektif dan berkeadilan.

“Penguatan pendidikan menengah di Jawa Timur berjalan selaras dengan kebutuhan pendidikan tinggi, sehingga transisi siswa dari SMA ke perguruan tinggi dapat berlangsung lebih efektif dan berkeadilan,” kata Khofifah dalam keterangannya, Senin, (5/1/2026).

Ia menjelaskan, skema penerimaan mahasiswa ke perguruan tinggi negeri di Indonesia terdiri atas jalur tes dan jalur tanpa tes yang berbasis prestasi akademik maupun nonakademik. Menurutnya, prestasi siswa Jawa Timur selama beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif.

“Kalau tanpa tes, pengumumannya di bulan Maret. Itu dilihat dari prestasi, baik akademik maupun jalur prestasi. Dan sejak 2020 sampai 2025, siswa Jawa Timur konsisten menjadi yang tertinggi diterima di perguruan tinggi negeri, baik melalui jalur tes maupun tanpa tes,” ujarnya.

Selain itu, Khofifah menyampaikan Pemprov Jatim saat ini mengelola enam sekolah berasrama yang dirancang untuk mencetak calon pemimpin masa depan dengan daya saing global. Sekolah-sekolah tersebut dinilai strategis untuk menyiapkan siswa mengikuti peluang beasiswa internasional, termasuk ke Tiongkok.

“Sekolah-sekolah ini memang kami desain untuk mencetak calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu, ketika ada peluang beasiswa internasional, termasuk ke Tiongkok, bisa kita siapkan dari sekolah-sekolah ini,” katanya.

Di bidang perdagangan, Khofifah menyoroti kuatnya sektor industri manufaktur Jawa Timur yang memberikan kontribusi sebesar 31,16 persen pada triwulan III 2025, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Kondisi ini menjadi modal penting dalam memperluas kerja sama dagang dengan Tiongkok.

Salah satu komoditas yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah sarang burung walet, yang dinilai memiliki potensi besar untuk pasar Tiongkok. Namun demikian, ekspor tetap harus memenuhi standar karantina dan ketentuan internasional.

“Sarang burung walet adalah peluang besar bagi Jawa Timur. Dengan standar yang tepat dan kerja sama yang kuat, kami optimistis ekspor ke Tiongkok dapat terus ditingkatkan,” ucapnya.
Sementara itu, Konjen RRT Ye Su mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan dan perdagangan. Ia menyatakan Tiongkok terbuka untuk memperluas kolaborasi dengan Jawa Timur.

“Kami melihat Jawa Timur memiliki komitmen kuat dalam pengembangan pendidikan dan SDM. Tiongkok terbuka untuk memperluas kerja sama, baik melalui beasiswa, pelatihan, maupun kolaborasi di bidang manufaktur dan perdagangan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Durasi Jam Pelajaran Disesuaikan, Pembelajaran Ramadan di Surabaya Tetap Efektif

17 Februari 2026 - 11:57 WIB

Dari 5.655 Kini 1.700, Angka ATS Kota Malang Terus Menyusut

2 Februari 2026 - 09:20 WIB

Standar Industri Media Diterapkan dalam UKK Broadcasting SMKN Pasirian

30 Januari 2026 - 13:59 WIB

UKT Ditanggung Pemkot, Mahasiswa Berprestasi PTS Dapat Angin Segar

29 Januari 2026 - 16:33 WIB

Urusan Pendidikan Tak Sepenuhnya di Desa, Ini Penjelasan DPMD Lumajang

12 Januari 2026 - 15:31 WIB

Akses Masih Panas dan Berlumpur, Guru tak Bisa Menjangkau 46 Siswa Terdampak Lahar Semeru

10 Desember 2025 - 18:06 WIB

Trending di Pendidikan