Jember, – Penyerapan gabah petani oleh Bulog Cabang Jember melonjak tajam sepanjang 2025. Dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencapai sekitar 20 ribu ton, realisasi penyerapan pada 2025 meningkat hingga 118 ribu ton atau naik 200–300 persen.
Kepala Bulog Cabang Jember, Muhammad Ade Saputra, menyebut lonjakan tersebut menjadi capaian tertinggi Bulog Jember sepanjang beberapa tahun terakhir, sekaligus yang tertinggi di Jawa Timur.
“Pada 2024 penyerapan masih di kisaran 20 ribu ton. Tahun 2025 meningkat signifikan hingga 118 ribu ton. Kenaikannya berada di rentang 200 sampai 300 persen,” ujar Ade kepada awak media, Selasa (6/1/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan tersebut didorong oleh pengadaan gabah dan beras yang lebih agresif di tingkat petani, serta optimalisasi penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bulog Jember memperkuat dan memperluas kerja sama dengan penggilingan padi swasta serta mitra lokal. Langkah ini dilakukan guna menjaga kualitas gabah petani sekaligus mempercepat proses penyerapan.
“Kami terus melakukan evaluasi berdasarkan capaian tahun sebelumnya dan memperkuat jaringan kemitraan agar target penyerapan gabah dan beras pada 2026 dapat tercapai,” jelasnya.
Tinggalkan Balasan