Angsle, Minuman Hangat Khas Jawa Timur yang Menggoda Selera

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Ekonomi · 16 Des 2023 06:29 WIB ·

Angsle, Minuman Hangat Khas Jawa Timur yang Menggoda Selera di Musim Hujan


 Angsle, Minuman Hangat Khas Jawa Timur yang Menggoda Selera di Musim Hujan Perbesar

Lumajang, 16 Desember – Musim hujan kembali melanda, dan bersama dengan tetes-tetes air yang lembut, muncul pilihan minuman yang pas untuk menghangatkan tubuh, yaitu angsle. Minuman khas Jawa Timur yang kini semakin merambah ke semua daerah di wilayah tersebut. Bahkan, kita bisa menemuinya di Ibu Kota Jakarta yang cukup jauh jaraknya dari Jawa Timur.

Baca juga : Wedang Angsle, Hangatnya Tradisi dalam Semangkok Kenangan

Angsle atau wedang angsle adalah minuman tradisional yang menyerupai kolak. Awalnya, penjual angsle tradisional berkeliling kampung hanya pada malam hari. Mengingat kehangatannya, paling pas menikmatinya saat malam tiba atau ketika hujan mengguyur. Namun, zaman telah berubah, dan sekarang banyak penjual yang buka sepanjang hari, bahkan menyajikannya dengan tambahan Es Batu untuk menyegarkan suasana di tengah panasnya siang.

Baca juga : Menjelajah Rasa di Kaki Semeru: Kuliner Lumajang yang Menggoda Lidah dan Menyentuh Jiwa

Berawal dari Kota Malang, Menyebar Hingga Ibu Kota

Berawal dari Kota Malang, minuman khas ini kini menjadi sajian yang populer di daerah-daerah lain seperti Kota Surabaya dan Lumajang. Tidak hanya pedagang kaki lima yang menjualnya, tetapi juga warung-warung modern menghadirkan angsle dengan sentuhan kreatif. Biasanya, kita menikmatinya sambil lesehan di cafe pinggir jalan. Tidak hanya sendirian, menikmatinya ramai-ramai juga lebih mengasyikkan.

Lebih Nikmat Bila Menikmatinya dengan Semua Bahan Campurannya

Bahan-bahan campuran angsle sangat beragam, menciptakan paduan cita rasa yang menggoda. Bahan campuran itu antara lain: petulo, ketan putih, kacang hijau, potongan roti, mutiara, daun pandan, jahe, kacang tanah goreng, santan, gula, irisan buah kolang-kaling, dan emping belinjo. Di banyak penjualnya, kita bisa milih apa saja yang menjadi isiannya. Tetapi, akan lebih nikmat jika semua bahan campuran tersebut ikut dinikmati dengan hangatnya kuah yang khas.

Baca juga : Bukan Hanya Ngopi, Ini Tentang Berdiri Tegak dan Komando

Menariknya, kuah angsle awalnya hanya terdiri dari daun pandan, vanili, dan santan. Namun, karena berlabel label “wedang,” sebagian penjual kemudian menambahkan jahe untuk memberikan sentuhan hangat dan nikmat pada minuman ini.

Jadi, tak ada alasan untuk tidak mencicipi angsle di musim hujan ini. Sebuah sensasi hangat dan kenikmatan tradisional Jawa Timur yang kini dapat dinikmati kapan saja, di mana saja, bahkan dengan sentuhan modern. (Red)

Artikel ini telah dibaca 701 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Lumajang: Jangan Ngaku Orang Indonesia Kalau Belum ke Tumpak Sewu

20 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Merah Putih di Antara Tradisi dan Langit B29

17 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Tangis Gibran Pecah di Hari Kemerdekaan, Lahir 17 Agustus dengan Berat 3,2 Kilogram

17 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Sedekah Desa hingga Agrowisata, Bukit Jenggolo Mulai Dilirik Wisatawan Luar Daerah

16 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Sedekah Desa Wonokerto Dikemas Jadi Tape Fest, Pemdes Bidik Event Tahunan di Bukit Jenggolo

16 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Kadin Lumajang: Sedekah Desa Wonokerto Beri Dampak bagi UMKM dan Pedagang

16 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Trending di Ekonomi