Biasa Urusi MBG, Kepala BGN Sebut Kekalahan Timnas Indonesia karena Kurang Gizi, Komisi X DPR RI: Jangan Lebay! - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Kesehatan dan Olah Raga · 23 Mar 2025 23:29 WIB ·

Biasa Urusi MBG, Kepala BGN Sebut Kekalahan Timnas Indonesia karena Kurang Gizi, Komisi X DPR RI: Jangan Lebay!


 Biasa Urusi MBG, Kepala BGN Sebut Kekalahan Timnas Indonesia karena Kurang Gizi, Komisi X DPR RI: Jangan Lebay! Perbesar

Lensa Warta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan pandangannya terkait performa tim nasional (Timnas) sepak bola Indonesia yang kerap kesulitan meraih kemenangan dalam sejumlah laga.

Menurutnya, masalah gizi menjadi faktor utama yang memengaruhi stamina dan daya tahan pemain selama bertanding.

Dadan menyoroti bahwa persoalan asupan gizi yang kurang sejak usia anak-anak hingga dewasa berpengaruh terhadap performa atlet di berbagai cabang olahraga, termasuk sepak bola.

“Jangan heran kalau PSSI sulit menang karena main 90 menit berat. Kenapa? Karena gizinya tidak bagus dan banyak pemain bola lahir dari kampung,” ujar Dadan dalam sebuah acara di Pendopo Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Minggu 23 Maret 2025.

Padahal, jika disebut kurang gizi, faktanya kualitas pemain Indonesia sebenarnya sudah mengalami peningkatan, terutama dengan adanya 17 pemain naturalisasi yang sejak kecil mendapat asupan gizi baik di negara asal mereka, seperti Belanda.

Pernyataan Dadan Hindayana tentang keterkaitan antara performa Timnas Indonesia dan gizi para pemainnya menuai tanggapan dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani.

Menurutnya, pernyataan tersebut terlalu berlebihan dan kurang tepat, terutama karena Dadan seharusnya lebih fokus pada tugasnya di bidang gizi masyarakat.

“Kepala BGN jangan terlalu lebay menyangkutpautkan PSSI dengan makanan bergizi. Apalagi menyampaikan statement bahwa pemain Indonesia kurang makan bergizi,” ujar Lalu dalam keterangan tertulis, Minggu (23/3/2025).

Lalu menilai bahwa tanggung jawab utama Kepala BGN adalah memastikan keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG), bukan mengomentari isu lain yang berada di luar lingkup tugasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa masih banyak kendala dalam pelaksanaan MBG di berbagai daerah, terutama terkait kualitas dan distribusi makanan bergizi bagi para siswa.

“Kurang pas statement tersebut. Sebaiknya Kepala BGN fokus saja mensukseskan program MBG, jangan buat gimmick statement,” tegas Lalu.

“Apalagi program MBG masih ditemukan banyak kekurangan dan keluhan dalam pelaksanaannya. Jadi fokus urus pelaksanaan Makan Bergizi Gratis saja. Laksanakan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

150 Pasien Infeksi Pernapasan Dirawat di RSUD dr Haryoto Lumajang, 70 Persen Anak-anak

7 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Desil di Berkas Berbeda dengan Aplikasi, Dinsos Lumajang Coret Pendaftar Beasiswa

7 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Jalan Terlalu Curam, Petugas Belum Bisa Padamkan Api di Perbukitan Argosari

6 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kawendra Lukistian Dapat Amanat di PBNU, Ini Semangat yang Dibawanya hingga 2031

1 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Detik-detik Gunung Semeru Keluarkan Dentuman Keras, Terekam CCTV BPBD Lumajang

29 September 2026 - 11:32 WIB

Satu Jam di Lingkungan Warga, Bhabinkamtibmas Tompokersan Ajak Warga Cegah DBD dari Rumah

25 September 2026 - 10:05 WIB

Trending di Daerah