Biasa Urusi MBG, Kepala BGN Sebut Kekalahan Timnas Indonesia karena Kurang Gizi, Komisi X DPR RI: Jangan Lebay! - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kesehatan dan Olah Raga · 23 Mar 2025 23:29 WIB ·

Biasa Urusi MBG, Kepala BGN Sebut Kekalahan Timnas Indonesia karena Kurang Gizi, Komisi X DPR RI: Jangan Lebay!


 Biasa Urusi MBG, Kepala BGN Sebut Kekalahan Timnas Indonesia karena Kurang Gizi, Komisi X DPR RI: Jangan Lebay! Perbesar

Lensa Warta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan pandangannya terkait performa tim nasional (Timnas) sepak bola Indonesia yang kerap kesulitan meraih kemenangan dalam sejumlah laga.

Menurutnya, masalah gizi menjadi faktor utama yang memengaruhi stamina dan daya tahan pemain selama bertanding.

Dadan menyoroti bahwa persoalan asupan gizi yang kurang sejak usia anak-anak hingga dewasa berpengaruh terhadap performa atlet di berbagai cabang olahraga, termasuk sepak bola.

“Jangan heran kalau PSSI sulit menang karena main 90 menit berat. Kenapa? Karena gizinya tidak bagus dan banyak pemain bola lahir dari kampung,” ujar Dadan dalam sebuah acara di Pendopo Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Minggu 23 Maret 2025.

Padahal, jika disebut kurang gizi, faktanya kualitas pemain Indonesia sebenarnya sudah mengalami peningkatan, terutama dengan adanya 17 pemain naturalisasi yang sejak kecil mendapat asupan gizi baik di negara asal mereka, seperti Belanda.

Pernyataan Dadan Hindayana tentang keterkaitan antara performa Timnas Indonesia dan gizi para pemainnya menuai tanggapan dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani.

Menurutnya, pernyataan tersebut terlalu berlebihan dan kurang tepat, terutama karena Dadan seharusnya lebih fokus pada tugasnya di bidang gizi masyarakat.

“Kepala BGN jangan terlalu lebay menyangkutpautkan PSSI dengan makanan bergizi. Apalagi menyampaikan statement bahwa pemain Indonesia kurang makan bergizi,” ujar Lalu dalam keterangan tertulis, Minggu (23/3/2025).

Lalu menilai bahwa tanggung jawab utama Kepala BGN adalah memastikan keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG), bukan mengomentari isu lain yang berada di luar lingkup tugasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa masih banyak kendala dalam pelaksanaan MBG di berbagai daerah, terutama terkait kualitas dan distribusi makanan bergizi bagi para siswa.

“Kurang pas statement tersebut. Sebaiknya Kepala BGN fokus saja mensukseskan program MBG, jangan buat gimmick statement,” tegas Lalu.

“Apalagi program MBG masih ditemukan banyak kekurangan dan keluhan dalam pelaksanaannya. Jadi fokus urus pelaksanaan Makan Bergizi Gratis saja. Laksanakan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puluhan Anak Terindikasi Kelainan Jantung, RS Siti Khodijah Lakukan Jemput Bola di Lumajang

23 Mei 2026 - 15:49 WIB

Bupati Lumajang Gandeng AMS dan Rumah Sakit untuk Deteksi Dini Kelainan Jantung Anak

23 Mei 2026 - 15:42 WIB

Ikatan Emosional Peternak dan Sapi Kurban Presiden: Saya Anggap Keluarga Sendiri

23 Mei 2026 - 13:56 WIB

Hidup Rukun di Lereng Semeru, Kampung Pancasila Rawat Toleransi Sehari-hari

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Seremoni, Ini Pesan Wabup Lumajang

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Legislator PDIP Lumajang Siapkan Pendampingan Warga Berobat hingga Transportasi Gratis

17 Mei 2026 - 19:07 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga