BPBD Lumajang Imbau Penambang Waspada Banjir Lahar Semeru - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 31 Jul 2025 16:14 WIB ·

BPBD Lumajang Imbau Penambang Waspada Banjir Lahar Semeru


 BPBD Lumajang Imbau Penambang Waspada Banjir Lahar Semeru Perbesar

Lumajang, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mengeluarkan imbauan tegas kepada para penambang manual yang beraktivitas di sepanjang aliran sungai Gunung Semeru agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar hujan.

Imbauan ini dikeluarkan menyusul meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir yang berisiko memicu aliran lahar dingin dari puncak gunung.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudi Cahyono, mengatakan bahwa penambang, khususnya yang beroperasi di Curah Kobokan, Sungai Rejali, dan Sungai Regoyo, berada dalam posisi paling rawan ketika hujan deras mengguyur kawasan hulu.

Baca juga: Kejari Lumajang Buka Lelang Motor Tilang, Masyarakat Bisa Ikut Secara Online

“Kami minta para penambang untuk sangat berhati-hati. Kadang cuaca di sekitar lokasi terlihat cerah, tapi di atas (hulu) sudah hujan deras. Saat banjir lahar datang, tidak bisa dihindari,” kata Yudi, Kamis (31/7/25).

Dalam kondisi hujan, material tersebut bisa terbawa arus deras dan menciptakan banjir lahar yang membahayakan nyawa, terutama bagi warga yang sedang berada di dasar sungai untuk menambang pasir dan batu secara manual.

Baca juga: Longsor Terjadi Lagi di Jalur Piket Nol Lumajang-Malang, Arus Lalu Lintas Dialihkan Lewat Probolinggo Demi Keselamatan Pengendara

“Kami tidak bisa mengawasi satu per satu lokasi. Maka dari itu, kesadaran dan inisiatif dari para penambang sangat dibutuhkan. Jangan tunggu sampai air datang,” tegasnya.

BPBD juga mengimbau masyarakat umum, terutama yang tinggal atau beraktivitas di sekitar bantaran sungai, agar menunda kegiatan di lokasi rawan banjir lahar saat cuaca mulai tidak bersahabat.

“Lebih baik menghindar sementara dari lokasi rawan. Keselamatan tetap yang utama,” pungkas Yudi.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah