BPBD Lumajang Imbau Penambang Waspada Banjir Lahar Semeru - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 31 Jul 2025 16:14 WIB ·

BPBD Lumajang Imbau Penambang Waspada Banjir Lahar Semeru


 BPBD Lumajang Imbau Penambang Waspada Banjir Lahar Semeru Perbesar

Lumajang, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mengeluarkan imbauan tegas kepada para penambang manual yang beraktivitas di sepanjang aliran sungai Gunung Semeru agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar hujan.

Imbauan ini dikeluarkan menyusul meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir yang berisiko memicu aliran lahar dingin dari puncak gunung.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudi Cahyono, mengatakan bahwa penambang, khususnya yang beroperasi di Curah Kobokan, Sungai Rejali, dan Sungai Regoyo, berada dalam posisi paling rawan ketika hujan deras mengguyur kawasan hulu.

Baca juga: Kejari Lumajang Buka Lelang Motor Tilang, Masyarakat Bisa Ikut Secara Online

“Kami minta para penambang untuk sangat berhati-hati. Kadang cuaca di sekitar lokasi terlihat cerah, tapi di atas (hulu) sudah hujan deras. Saat banjir lahar datang, tidak bisa dihindari,” kata Yudi, Kamis (31/7/25).

Dalam kondisi hujan, material tersebut bisa terbawa arus deras dan menciptakan banjir lahar yang membahayakan nyawa, terutama bagi warga yang sedang berada di dasar sungai untuk menambang pasir dan batu secara manual.

Baca juga: Longsor Terjadi Lagi di Jalur Piket Nol Lumajang-Malang, Arus Lalu Lintas Dialihkan Lewat Probolinggo Demi Keselamatan Pengendara

“Kami tidak bisa mengawasi satu per satu lokasi. Maka dari itu, kesadaran dan inisiatif dari para penambang sangat dibutuhkan. Jangan tunggu sampai air datang,” tegasnya.

BPBD juga mengimbau masyarakat umum, terutama yang tinggal atau beraktivitas di sekitar bantaran sungai, agar menunda kegiatan di lokasi rawan banjir lahar saat cuaca mulai tidak bersahabat.

“Lebih baik menghindar sementara dari lokasi rawan. Keselamatan tetap yang utama,” pungkas Yudi.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desa Kerukunan Menyambut Tamu, Warga Senduro Gotong Royong Benahi Jalan

21 Juni 2026 - 12:32 WIB

Bupati Ingatkan Penambang Waspadai AMAK 25, Jangan Tunggu Alarm Berbunyi

20 Juni 2026 - 20:14 WIB

Luka Bakar Hampir Seluruh Tubuh, Penambang Semeru Jadi Pengingat Risiko yang Sering Diabaikan

20 Juni 2026 - 14:14 WIB

PLN Tegaskan Pencurian Kabel Tak Terkait Pemadaman Bergilir di Lumajang

19 Juni 2026 - 20:54 WIB

Keindahan Tumpak Sewu Diubah Jadi Karya Batik Khas Lumajang

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta

19 Juni 2026 - 09:55 WIB

Trending di Daerah