Hari Bhayangkara Lumajang: Pentingnya Keamanan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 1 Jul 2025 16:11 WIB ·

Bupati Lumajang: Keamanan dan Karakter Bangsa Dibangun Bersama, Dimulai dari Akar


 Bupati Lumajang: Keamanan dan Karakter Bangsa Dibangun Bersama, Dimulai dari Akar Perbesar

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan. Ia menyampaikan hal tersebut setelah mengikuti Upacara Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar di Alun-Alun Lumajang pada Selasa, 1 Juli 2025.

Upacara berlangsung khidmat dengan tema “Polri Untuk Masyarakat.” Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, memimpin jalannya upacara dan menyampaikan amanat Kapolda Jatim. Dalam amanat itu, Kapolda menyoroti keberhasilan kolaborasi menjaga kondusivitas wilayah, termasuk suksesnya Pilkada 2024 dan meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri.

Kemudian, Bunda Indah menyampaikan bahwa kekuatan keamanan terletak pada gotong royong seluruh lapisan masyarakat. Ia mengapresiasi perubahan Polri yang kini lebih dekat dengan rakyat dan terbuka terhadap aspirasi.

“Kami melihat Polri semakin humanis dan inklusif. Ini adalah arah yang benar karena masyarakat perlu merasa dilindungi dan didengarkan,” ujar Bunda Indah.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Bupati menyerahkan trofi Juara 1 Pocil tingkat Polda Jatim kepada tim Polisi Cilik Lumajang, serta memberikan uang pembinaan Rp10 juta. Ia menilai bahwa keberhasilan Pocil menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter bisa dimulai sejak dini.

Selain itu, ia juga menyerahkan penghargaan bagi para pemenang lomba Siskamling se-Kabupaten Lumajang. Menurutnya, lomba ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi bagian dari strategi memperkuat ketahanan sosial dan budaya hukum di lingkungan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat terlibat aktif. Mereka harus menjadi penjaga keamanan di lingkungannya sendiri, bukan hanya bergantung pada aparat,” tegasnya.

Dengan demikian, Bunda Indah mengajak semua elemen—baik Polri, TNI, pemerintah, maupun warga—untuk terus membangun sinergi. Ia menyebut bahwa keamanan yang inklusif dan berakar dari kesadaran warga akan menjadi pondasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Kalau akar masyarakat kuat, maka negara pun akan kokoh,” tutupnya dengan penuh keyakinan.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BPBD Lumajang Petakan Titik Rawan Bencana Jelang Lebaran 2026

11 Maret 2026 - 11:18 WIB

Bupati Lumajang Berharap Kontraktor Lokal Tangani Proyek Jalan untuk Mempermudah Pengawasan

10 Maret 2026 - 13:22 WIB

Pendapatan Lumajang Tembus Rp2,22 Triliun, Lampaui Target APBD 2025

9 Maret 2026 - 18:17 WIB

Bupati Lumajang Persilakan ASN Bukber Jelang Lebaran, Ingatkan Agar Tidak Flexing di Media Sosial

9 Maret 2026 - 17:47 WIB

Pertamina Patra Niaga: Ketahanan Stok BBM di Jatimbalinus Capai 13 Hari, Warga Diminta Tidak Panik

8 Maret 2026 - 09:28 WIB

BPBD Jember Catat 50 Pohon Tumbang dan 17 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang

8 Maret 2026 - 09:14 WIB

Trending di Daerah