Hari Bhayangkara Lumajang: Pentingnya Keamanan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 1 Jul 2025 16:11 WIB ·

Bupati Lumajang: Keamanan dan Karakter Bangsa Dibangun Bersama, Dimulai dari Akar


 Bupati Lumajang: Keamanan dan Karakter Bangsa Dibangun Bersama, Dimulai dari Akar Perbesar

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan. Ia menyampaikan hal tersebut setelah mengikuti Upacara Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar di Alun-Alun Lumajang pada Selasa, 1 Juli 2025.

Upacara berlangsung khidmat dengan tema “Polri Untuk Masyarakat.” Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, memimpin jalannya upacara dan menyampaikan amanat Kapolda Jatim. Dalam amanat itu, Kapolda menyoroti keberhasilan kolaborasi menjaga kondusivitas wilayah, termasuk suksesnya Pilkada 2024 dan meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri.

Kemudian, Bunda Indah menyampaikan bahwa kekuatan keamanan terletak pada gotong royong seluruh lapisan masyarakat. Ia mengapresiasi perubahan Polri yang kini lebih dekat dengan rakyat dan terbuka terhadap aspirasi.

“Kami melihat Polri semakin humanis dan inklusif. Ini adalah arah yang benar karena masyarakat perlu merasa dilindungi dan didengarkan,” ujar Bunda Indah.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Bupati menyerahkan trofi Juara 1 Pocil tingkat Polda Jatim kepada tim Polisi Cilik Lumajang, serta memberikan uang pembinaan Rp10 juta. Ia menilai bahwa keberhasilan Pocil menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter bisa dimulai sejak dini.

Selain itu, ia juga menyerahkan penghargaan bagi para pemenang lomba Siskamling se-Kabupaten Lumajang. Menurutnya, lomba ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi bagian dari strategi memperkuat ketahanan sosial dan budaya hukum di lingkungan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat terlibat aktif. Mereka harus menjadi penjaga keamanan di lingkungannya sendiri, bukan hanya bergantung pada aparat,” tegasnya.

Dengan demikian, Bunda Indah mengajak semua elemen—baik Polri, TNI, pemerintah, maupun warga—untuk terus membangun sinergi. Ia menyebut bahwa keamanan yang inklusif dan berakar dari kesadaran warga akan menjadi pondasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Kalau akar masyarakat kuat, maka negara pun akan kokoh,” tutupnya dengan penuh keyakinan.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelecehan Anak di Lumajang, Polisi Kembangkan Kasus MZ

28 April 2026 - 15:21 WIB

DPRD Jember Ingatkan Pergeseran Anggaran Wajib Tunduk pada PP 12/2019 dan Permendagri 77/2020

28 April 2026 - 13:38 WIB

DPRD Jember Tuding Pergeseran Anggaran Tak Lewati Mekanisme Legislasi

28 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Jember Soroti Lonjakan Anggaran Diskominfo, Naik Dua Kali Lipat di Tahap RKA

28 April 2026 - 13:20 WIB

Kecelakaan Beruntun Tiga Kendaraan di Lumajang, Empat Orang Luka Ringan

28 April 2026 - 11:37 WIB

PLN Fokus Perbaiki Listrik, ODGJ Fokus Bawa Mobil: Kantor Pertanian Jadi Korban

27 April 2026 - 21:50 WIB

Trending di Daerah