Bupati Lumajang: Pasien Cuci Darah yang Kehilangan BPJS Akan Dievaluasi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Kesehatan dan Olah Raga · 23 Feb 2026 18:38 WIB ·

Bupati Lumajang: Pasien Cuci Darah yang Kehilangan BPJS Akan Dievaluasi


 Bupati Lumajang: Pasien Cuci Darah yang Kehilangan BPJS Akan Dievaluasi Perbesar

Lumajang, – Pencabutan BPJS-BPI oleh pemerintah pusat beberapa waktu terakhir menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga Lumajang, khususnya pasien yang memiliki penyakit menahun dan membutuhkan perawatan rutin seperti cuci darah.

Menanggapi hal ini, Bupati Indah Amperawati menegaskan pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi ekonomi pasien yang terdampak.

“Kita akan cek kondisi ekonomi mereka, dan bagi yang benar-benar tidak mampu, kita usulkan agar tetap mendapat jaminan kesehatan,” kata Bupati Indah, Senin (23/2/2026).

Untuk diketahui, evaluasi akan difokuskan pada warga yang masuk desil 1-5, yakni mereka yang secara ekonomi paling rentan. Namun, bagi warga yang berada di luar kategori tersebut, pemerintah daerah akan melihat kondisi ekonomi secara riil untuk memastikan siapa saja yang masih berhak mendapatkan layanan kesehatan.

Selain itu, ia menyampaikan tidak ada pasien yang boleh ditolak oleh rumah sakit, terutama mereka yang secara ekonomi tidak mampu.

“Saya sudah mengonsultasikan, pasien tidak boleh ditolak, khususnya pasien miskin atau yang membutuhkan perawatan rutin,” ungkap dia.

Bahkan, pohaknya berencana meninjau ulang data kemiskinan di wilayahnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan semua warga yang berhak atas BPJS tetap mendapatkan pelayanan, sekaligus memperbaiki data yang sebelumnya mungkin belum akurat.

“Kalau ada yang masuk desil 1-5 dan sempat terlewat, kita wajib mengusulkan untuk diaktifkan kembali. Untuk warga di luar desil, kita cek kondisi ekonomi secara real sebelum memutuskan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Target Hipertensi Terkendali 25 Persen, Lumajang Baru Capai 12,86 Persen

13 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Lumajang Juara Grup, Agus Setiawan Minta Skuat Tetap Konsisten Latihan Fisik

12 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Lumajang Menang Meyakinkan, Probolinggo Dipaksa Angkat Kaki dengan Skor 4-2

8 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Keluarga Pasien Bantah Perawat RSUD Haryoto Datang Saat Batuk Darah: Datang Setelah Ibu Meninggal

8 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Kematian Pasien di RSUD Haryoto, Kesaksian Keluarga dan Manajemen Berbeda

8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Lumajang Bungkam Probolinggo 4-2, Buka Turnamen TK Kades Jatim dengan Kemenangan

7 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga