Bupati Lumajang: Pasien Cuci Darah yang Kehilangan BPJS Akan Dievaluasi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Kesehatan dan Olah Raga · 23 Feb 2026 18:38 WIB ·

Bupati Lumajang: Pasien Cuci Darah yang Kehilangan BPJS Akan Dievaluasi


 Bupati Lumajang: Pasien Cuci Darah yang Kehilangan BPJS Akan Dievaluasi Perbesar

Lumajang, – Pencabutan BPJS-BPI oleh pemerintah pusat beberapa waktu terakhir menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga Lumajang, khususnya pasien yang memiliki penyakit menahun dan membutuhkan perawatan rutin seperti cuci darah.

Menanggapi hal ini, Bupati Indah Amperawati menegaskan pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi ekonomi pasien yang terdampak.

“Kita akan cek kondisi ekonomi mereka, dan bagi yang benar-benar tidak mampu, kita usulkan agar tetap mendapat jaminan kesehatan,” kata Bupati Indah, Senin (23/2/2026).

Untuk diketahui, evaluasi akan difokuskan pada warga yang masuk desil 1-5, yakni mereka yang secara ekonomi paling rentan. Namun, bagi warga yang berada di luar kategori tersebut, pemerintah daerah akan melihat kondisi ekonomi secara riil untuk memastikan siapa saja yang masih berhak mendapatkan layanan kesehatan.

Selain itu, ia menyampaikan tidak ada pasien yang boleh ditolak oleh rumah sakit, terutama mereka yang secara ekonomi tidak mampu.

“Saya sudah mengonsultasikan, pasien tidak boleh ditolak, khususnya pasien miskin atau yang membutuhkan perawatan rutin,” ungkap dia.

Bahkan, pohaknya berencana meninjau ulang data kemiskinan di wilayahnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan semua warga yang berhak atas BPJS tetap mendapatkan pelayanan, sekaligus memperbaiki data yang sebelumnya mungkin belum akurat.

“Kalau ada yang masuk desil 1-5 dan sempat terlewat, kita wajib mengusulkan untuk diaktifkan kembali. Untuk warga di luar desil, kita cek kondisi ekonomi secara real sebelum memutuskan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang

1 November 2026 - 12:27 WIB

Kejurkab E-Sport Lumajang Jadi Langkah Awal, KONI Buka Peluang Gelar Turnamen Setiap Bulan

1 November 2026 - 10:00 WIB

Ratusan Anak Muda Ikuti Kejurkab E-Sport, Peluang Karier Atlet Digital Terbuka di Lumajang

1 November 2026 - 09:43 WIB

Kejurkab E-Sport Lumajang 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju Porprov 2027

1 November 2026 - 09:29 WIB

Sosialisasi KIPAN Lumajang, Menguatkan Peran Pemuda dalam Pencegahan Narkoba

27 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Retribusi Kesehatan Lumajang Rp 276,40 Miliar, DPRD Sebut Dana Kembali ke Fasilitas Penghasil

27 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Trending di Daerah