Bupati Lumajang: Tidak Ada Sekolah Daring, Kegiatan Belajar Tetap Normal - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 1 Sep 2025 14:17 WIB ·

Bupati Lumajang: Tidak Ada Sekolah Daring, Kegiatan Belajar Tetap Normal


 Bupati Lumajang: Tidak Ada Sekolah Daring, Kegiatan Belajar Tetap Normal Perbesar

Lumajang, – Di tengah banyaknya daerah di Indonesia yang mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke sistem daring akibat situasi keamanan yang memanas, Pemerintah Kabupaten Lumajang mengambil langkah berbeda.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa seluruh kegiatan belajar di wilayahnya tetap dilakukan secara tatap muka seperti biasa.

Baca juga: Dari Lumajang, Doa untuk Affan dan Pesan Persatuan untuk Indonesia

Kebijakan ini diambil setelah mempertimbangkan situasi Lumajang yang dinilai masih aman dan kondusif, berbeda dengan beberapa kota besar seperti Surabaya yang memberlakukan sekolah daring pada 1–4 September 2025 menyusul gelombang demonstrasi yang diwarnai kerusuhan.

“Kami sudah menyampaikan kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan kondusivitas di Lumajang. Semua pihak diminta bergandengan tangan,” kata Indah saat memberikan keterangan pers, Senin (1/9/25).

Baca juga: TNI-Polri Gelar Patroli Skala Besar di Surabaya, Sasar Titik Rawan Pascakerusuhan

Indah menjelaskan, selama situasi keamanan di Lumajang tetap terkendali, tidak ada alasan untuk menghentikan kegiatan pendidikan secara langsung. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga kelangsungan pendidikan anak-anak di tengah kondisi nasional yang sedang diuji.

“Kami ingin memastikan anak-anak kita tetap mendapatkan hak belajarnya secara maksimal. Selama tidak ada gangguan keamanan, sekolah tatap muka tetap jalan,” tegasnya.

Selain menjamin kelangsungan pendidikan, Bupati Indah juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya mahasiswa dan pekerja, agar tidak terprovokasi oleh isu-isu atau narasi yang dapat memecah belah.

“Mahasiswa tetap belajar, pekerja tetap bekerja. Tidak perlu pulang jika situasi di tempat kerja masih aman. Tetap fokus pada peran masing-masing,” ujar Indah.

Bupati juga menekankan pentingnya disiplin informasi, mengingat banyaknya arus kabar simpang siur yang beredar selama demonstrasi berlangsung di berbagai daerah.

“Begitu juga bagi warga Lumajang yang bekerja di luar kota, tetap bekerja seperti biasa. Kalau situasi masih aman di tempat kerja, tidak perlu pulang,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional