CCTV Desa Diaktifkan, Pemkab Lumajang Perkuat Fungsi Deteksi Dini Keamanan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 3 Sep 2025 14:26 WIB ·

CCTV Desa Diaktifkan, Pemkab Lumajang Perkuat Fungsi Deteksi Dini Keamanan


 CCTV Desa Diaktifkan, Pemkab Lumajang Perkuat Fungsi Deteksi Dini Keamanan Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi mengaktifkan sistem kamera pengawas (CCTV) di seluruh desa yang tersebar di berbagai wilayah.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat fungsi deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pengaktifan CCTV ini diumumkan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang menegaskan bahwa teknologi tersebut bukan hanya alat pemantau visual, tetapi juga instrumen penting dalam memitigasi risiko secara lebih cepat dan meningkatkan respons aparat keamanan terhadap kejadian mencurigakan.

“Pengaktifan CCTV di desa-desa bukan hanya soal keamanan. CCTV tentunya akan mempermudah pemantauan dan memastikan lingkungan tetap kondusif untuk bekerja, belajar, dan beraktivitas,” ujar Bupati Indah, Rabu (3/9/25).

Baca juga: Tragedi Cinta Lama di Lumajang: Dendam Empat Bulan Berakhir dengan Kematian

Ia menambahkan, sistem ini akan mempercepat proses identifikasi apabila terjadi insiden di wilayah desa, sehingga petugas di tingkat desa maupun kecamatan bisa segera melakukan koordinasi dan tindakan yang diperlukan.

CCTV dipasang di titik-titik strategis, termasuk jalan utama desa, fasilitas umum, dan area dengan tingkat kerawanan tertentu.

Baca juga: TNI-Polri Gelar Patroli Skala Besar di Surabaya, Sasar Titik Rawan Pascakerusuhan

Melalui sistem pemantauan ini, pemerintah berharap setiap aktivitas mencurigakan bisa langsung terdeteksi dan dicegah sebelum berkembang menjadi tindakan kriminal.

“CCTV membantu pemantauan, tetapi lingkungan yang aman akan lebih kuat jika semua pihak, pemerintah dan warga, bekerja sama,” jelasnya.

Pemkab Lumajang juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat. Warga diimbau untuk tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga tetap menjaga kewaspadaan, serta segera melapor ke aparat desa jika melihat sesuatu yang tidak biasa.

“Kita butuh keterlibatan masyarakat agar sistem ini benar-benar efektif. Jangan ragu berkoordinasi jika melihat hal-hal mencurigakan. Dengan sinergi, kita wujudkan desa yang aman, nyaman, dan kondusif,” lanjut Indah.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah