Dampak Erupsi Gunung Semeru, Sebanyak 143 Hewan Ternak Dimusnahkan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Nasional · 21 Nov 2025 16:37 WIB ·

Dampak Erupsi Gunung Semeru, Sebanyak 143 Hewan Ternak Dimusnahkan


 Dampak Erupsi Gunung Semeru, Sebanyak 143 Hewan Ternak Dimusnahkan Perbesar

Lumajang, – Aktivitas pemusnahan bangkai ternak pasca erupsi Gunung Semeru terus dilakukan di sejumlah titik terdampak di Lumajang. Hingga Jumat pagi, tercatat 4 sapi dan 139 domba telah dimusnahkan.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Lumajang, Hendra Novianto, menjelaskan bahwa proses pemusnahan ternak ini tidaklah mudah. Beberapa bangkai domba bahkan ditemukan terkubur di bawah reruntuhan rumah dan material vulkanik akibat terjangan erupsi.

Petugas harus membongkar puing-puing dengan hati-hati sebelum melakukan pemusnahan menggunakan metode pembakaran dan penguburan.

“Prosesnya memang menantang. Kami harus memastikan area aman sebelum pemusnahan dilakukan agar tidak membahayakan petugas maupun warga sekitar,” kata Hendra, Jumat (21/11/2025).

Untuk mempercepat proses, tim relawan hewan turut dikerahkan membantu pencarian dan evakuasi bangkai yang tersebar di area luas. Dengan bantuan mereka, tim DKPP berhasil menuntaskan lima hingga enam pemusnahan setiap harinya.

Hendra menekankan bahwa tindakan cepat ini sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kualitas udara di kawasan terdampak. Salah satu domba bahkan ditemukan di bawah reruntuhan rumah, menunjukkan besarnya dampak material vulkanik Semeru.

Meski menghadapi tantangan berat, kerja sama antara petugas dan relawan memastikan proses pemusnahan dan pembersihan berjalan lancar.

“Langkah cepat ini bukan hanya soal kesehatan hewan, tapi juga melindungi warga dari potensi risiko penyakit serta mengurangi bau yang dapat mengganggu pernapasan,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menjaga Rasa, Merawat Warisan: Kisah Kopi Senduro dari Lereng Semeru

5 Juli 2026 - 14:27 WIB

Sambut Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung, Aston Inn Lumajang Siapkan Akomodasi bagi Pemedek dan Wisatawan

30 Juni 2026 - 23:08 WIB

Ribuan Umat Hindu Padati Pura Mandara Giri Semeru Agung Rayakan Piodalan 2026

29 Juni 2026 - 19:41 WIB

Lamadjang: Sejarah yang Memilih Menari daripada Dilupakan

28 Juni 2026 - 18:07 WIB

Sawah Menyusut, Pemkab Lumajang Berlindung di Balik LP2B

25 Juni 2026 - 15:29 WIB

Segoro Topeng Kaliwungu 2026 Akan Diramaikan Bazar UMKM dan Berbagai Lomba

24 Juni 2026 - 11:32 WIB

Trending di Nasional