Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 300 Meter ke Barat Daya - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 13 Sep 2025 15:46 WIB ·

Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 300 Meter ke Barat Daya


 Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 300 Meter ke Barat Daya Perbesar

Lumajang, – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik aktif dengan erupsi yang terjadi pada Sabtu (13/9/25) siang.

Letusan ini disertai kolom abu setinggi sekitar 300 meter dari puncak, dengan arah sebaran ke barat daya.

Menurut laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi tercatat pada pukul 13.45 WIB, dan terekam jelas oleh peralatan seismograf.

Baca juga: 6.000 ASN dan Ribuan RT/RW Bergerak, Surabaya Bangun Sistem Keamanan Kolektif

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat daya. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 112 detik,” kata Mukdas Sofian, petugas PVMBG dari Pos Pengamatan Gunung Semeru.

PVMBG menyatakan bahwa status Level II (Waspada) untuk Gunung Semeru belum mengalami perubahan.

Namun, masyarakat diminta untuk tidak lengah, karena potensi bahaya masih bisa muncul sewaktu-waktu, terutama dalam bentuk guguran batu pijar, awan panas, dan aliran lahar.

Baca juga: Setiap Jumat, ASN Banyuwangi Naik Angkot dan Ojol Untuk Bangkitkan Ekonomi Lokal

“Kami imbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah, karena rawan terhadap bahaya lontaran material vulkanik,” tegas Mukdas.

Selain radius 3 kilometer dari puncak, PVMBG juga menetapkan zona bahaya tambahan hingga 8 kilometer ke arah tenggara, serta 500 meter di sepanjang tepi sungai Besuk Kobokan. Jalur tersebut rawan dilalui oleh awan panas dan aliran lahar sejauh hingga 13 kilometer dari puncak.

Seiring dengan meningkatnya intensitas aktivitas vulkanik Gunung Semeru, masyarakat di sekitar lereng gunung diminta untuk terus mengikuti perkembangan informasi dari PVMBG dan BPBD, serta menghindari menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kewaspadaan dan informasi yang akurat sangat penting untuk mencegah korban. Kami juga mengingatkan agar masyarakat tidak beraktivitas di jalur-jalur aliran lahar maupun daerah rawan guguran,” tutup Mukdas.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kebakaran Semeru Capai 3.072 Hektare, Polisi Belum Temukan Unsur Pidana

3 September 2026 - 10:28 WIB

Karhutla Semeru Meluas, Titik Api Baru Terdeteksi 400 Meter dari Pos 1

2 September 2026 - 17:12 WIB

Petugas Temukan Tengkorak dan Kijang Mati di Lokasi Karhutla TNBTS

1 September 2026 - 15:25 WIB

Helikopter Water Bombing Dialihkan ke Kalimantan, Karhutla Lereng Semeru Tembus 600 Hektare

31 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Ketika Budaya Bali Hadir di Purwosono Night Karnival, Panggung Desa Menjadi Ruang Pertemuan Nusantara

30 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Ranu Kumbolo Jadi Titik Pemadaman, Helikopter dan Tim Gabungan Dikerahkan

28 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Trending di Nasional