Info 15 Titik Sniper di WhatsApp adalah Hoaks - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Nasional · 1 Sep 2025 18:14 WIB ·

Info 15 Titik Sniper di WhatsApp adalah Hoaks


 Info 15 Titik Sniper di WhatsApp adalah Hoaks Perbesar

Malang, – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota dengan tegas membantah kabar berantai yang menyebutkan adanya 15 titik penempatan penembak jitu atau sniper di wilayah Malang.

Informasi yang viral di aplikasi pesan singkat WhatsApp tersebut dinyatakan sebagai hoaks yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, menegaskan agar warga tidak mudah percaya dan menyebarkan pesan berantai yang belum jelas kebenarannya.

Baca juga: Bupati Lumajang: Tidak Ada Sekolah Daring, Kegiatan Belajar Tetap Normal

“Kabar tersebut hoaks atau tidak benar. Kami meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Senin (1/9/25).

Pesan berantai yang tersebar sejak Minggu (31/8/25) malam itu menyebutkan secara rinci 15 lokasi di Malang yang diklaim menjadi tempat penempatan sniper, mulai dari hotel-hotel hingga kampus dan pusat perbelanjaan.

Baca juga: Menteri PPPA Kecam Keras Kekerasan yang Merenggut Nyawa Anak di Pasuruan

Selain itu, pesan itu juga mengimbau warga untuk tidak keluar rumah setelah pukul 22.00 WIB dengan alasan keamanan.

Polresta Malang Kota memastikan situasi di kota tersebut tetap aman dan kondusif. Masyarakat juga diimbau untuk langsung mengkonfirmasi kepada pihak kepolisian terdekat jika menemukan informasi mencurigakan atau meresahkan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap berita yang belum jelas sumbernya dan tidak mudah terprovokasi. Jika ada informasi yang mencurigakan, segera laporkan ke kepolisian,” tambah Ipda Yudi.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pasokan Pertamax Lumajang 93,2 KL, Kebutuhan Hariannya 63,1 KL

19 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pencarian Rizky di Pesisir Lumajang Mengandalkan Informasi Nelayan dan Radio Komunitas

19 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Wabup Lumajang Sebut Kejuaraan Motocross Jadi Sarana Promosi Potensi Daerah

19 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Tim SAR Sisir Pantai Dampar hingga Wotgalih, Rizky Korban Kecelakaan Laut Belum Ditemukan

18 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Libatkan 150 Relawan, Gerindra Lumajang Tanam Bibit Buah dan Tanaman Keras

17 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Pemkab Lumajang Perpanjang WFH, Disdukcapil, Sekolah, dan Puskesmas Tetap Melayani

15 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Trending di Nasional