Lumajang, – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lumajang menyiapkan tiga strategi utama dalam Forum Bisnis Cabang (FORBISCAB) 2026, yakni inkubasi bisnis, seminar bisnis, dan business matching untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan yang digelar di Alka Cafe, Kamis (30/4/2026), menjadi bagian dari upaya sistematis HIPMI dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal, sekaligus memperluas akses pasar dan jejaring bisnis.
Ketua Umum BPC HIPMI Lumajang, M. Imam Dika Wahyuono, mengatakan bahwa strategi tersebut dirancang untuk menjawab tantangan ekonomi daerah yang semakin kompleks. Menurut dia, penguatan ekonomi tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus menyentuh sektor-sektor utama yang menjadi tulang punggung daerah.
“HIPMI Lumajang tidak hanya bergerak di satu titik, melainkan menyentuh berbagai sektor fundamental di daerah,” ucap dia.
Ia menjelaskan, program inkubasi bisnis difokuskan untuk mencetak pengusaha baru yang tangguh secara manajerial dan inovatif.
“Sementara itu, seminar bisnis diarahkan untuk meningkatkan wawasan dan adaptasi pelaku usaha terhadap tren ekonomi terkini,” tuturnya.
Adapun business matching menjadi salah satu langkah konkret untuk mempertemukan pelaku usaha lokal dengan mitra potensial, baik dari dalam maupun luar daerah, sehingga mampu menciptakan peluang ekonomi baru.
“Program tersebut menyasar penguatan sektor pertanian, perdagangan, hingga jasa kreatif yang selama ini menjadi kontributor utama terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lumajang,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan