Kelola Stok Secara Proporsional, Dapur MBG Lumajang Cegah Gejolak Harga Pasar - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 9 Sep 2025 18:08 WIB ·

Kelola Stok Secara Proporsional, Dapur MBG Lumajang Cegah Gejolak Harga Pasar


 Kelola Stok Secara Proporsional, Dapur MBG Lumajang Cegah Gejolak Harga Pasar Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan melalui pengelolaan bahan pangan yang proporsional dalam operasional Dapur Umum Bantuan Gizi (MBG).

Program ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi kelompok rentan, tetapi juga berperan sebagai instrumen pengendali inflasi daerah.

Dua dapur MBG yang beroperasi di Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, dan Melawang, Kecamatan Klakah menyasar 3.750 penerima manfaat, termasuk siswa sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Namun di balik layanan sosial ini, terdapat mekanisme pengelolaan stok pangan yang dirancang agar tidak menimbulkan gangguan pada pasar lokal.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Tetapkan 33 Tersangka Ricuh Demo, 9 Ditetapkan oleh Polda

“Beras hanya disimpan untuk kebutuhan maksimal satu minggu, sedangkan bahan pangan lainnya dibeli harian. Ini dilakukan agar tidak memengaruhi ketersediaan barang di pasar dan mencegah fluktuasi harga,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, Selasa (9/9/25).

Baca juga: Menteri PPPA Kecam Keras Kekerasan yang Merenggut Nyawa Anak di Pasuruan

Dengan pola belanja harian untuk bahan pangan segar seperti sayur, daging, dan telur, serta stok mingguan untuk bahan pokok seperti beras, dapur MBG Lumajang menerapkan sistem logistik yang adaptif dan terkendali.

“Tujuannya bukan hanya memberi makan yang bergizi, tapi juga menjaga ekosistem ekonomi lokal tetap stabil,” tambah Agus Triyono.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional