Keracunan Siswa Usai Program MBG, Dindik Jember: Evaluasi Akan Dilakukan, Program Tetap Jalan - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 28 Sep 2025 13:57 WIB ·

Keracunan Siswa Usai Program MBG, Dindik Jember: Evaluasi Akan Dilakukan, Program Tetap Jalan


 Keracunan Siswa Usai Program MBG, Dindik Jember: Evaluasi Akan Dilakukan, Program Tetap Jalan Perbesar

Jember, – Dugaan keracunan belasan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05 Sidomekar, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, usai menerima makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (27/9/25), menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan (Dindik) Jember.

Kepala Dindik Jember, Hadi Mulyono, menegaskan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan investigasi dan konfirmasi langsung ke lokasi kejadian.

Baca juga: Berkat Pupuk Organik, Petani Lumajang Hasilkan Melon Manis Tanpa Tergantung Kimia

“Kami sudah mengirimkan tim untuk mengonfirmasi kebenarannya, apakah anak-anak tersebut mengalami keracunan akibat MBG,” kata Hadi, Minggu (29/9/25).

Meski adanya insiden dugaan keracunan ini menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, Hadi Mulyono menekankan bahwa Program MBG tetap akan dilanjutkan, sambil menjalankan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan teknis di lapangan.

Baca juga:DPRD Surabaya Desak Cabut SE Pembatasan KK, Dinilai Tak Punya Dasar Hukum

“Perkara ada persoalan di lapangan seperti dugaan keracunan dan makanan basi tentu akan menjadi evaluasi bersama agar tidak terulang kasus tersebut,” ujarnya.

Dindik juga menyampaikan bahwa MBG merupakan program nasional yang dijalankan secara terpadu dari pusat hingga ke daerah.

Ia Jember menegaskan, insiden ini menjadi catatan penting agar mekanisme pengawasan dan kontrol kualitas makanan diperkuat, bukan menjadi alasan untuk menghentikan program yang secara umum telah memberikan dampak positif.

“Kami tetap mendukung MBG sebagai program strategis nasional. Yang perlu diperkuat adalah pelaksanaan teknis dan pengawasan di lapangan,” kata Hadi.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Punya Tunangan, Oknum Guru di Lumajang Diduga Masih Selingkuh Dengan Suami Orang

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Jalan Jalur Evakuasi Semeru Rusak Belasan Tahun, Lumajang Dapat Anggaran Rp18 Miliar

6 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Trending di Daerah