Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang memperluas pendataan masyarakat melalui agen Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Sebanyak 1.646 petugas disebut terlibat dalam layanan tersebut dan tersebar di 21 kecamatan.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lumajang, Indriono Krishna Murti, mengatakan agen Perlinsos tidak hanya berasal dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), tapi juga dapat melibatkan masyarakat umum.
Menurutnya, seluruh pendamping PKH di Lumajang telah menjalankan peran sebagai agen Perlinsos. Mereka membantu proses pendaftaran masyarakat di wilayah pendampingan masing-masing.
“Semua sudah berjalan. Teman-teman sudah mendaftarkan penerima PKH di wilayah mereka masing-masing,” kata Indriono, Selasa (27/10/2026).
Ia menjelaskan, pendaftaran dilakukan melalui komunikasi langsung dengan masyarakat maupun saat pertemuan kelompok PKH yang rutin berlangsung setiap bulan.
“Melalui cara tersebut, pendamping dapat membantu warga yang kesulitan melakukan pendaftaran secara mandiri,” kata dia.
Selain itu, Dinsos P3A Lumajang mencatat sebanyak 35.195 pendaftar telah terdata dalam pelaksanaan program tersebut.
“Kami menargetkan seluruh penerima bantuan sosial terdaftar dalam layanan Perlinsos. Pendataan juga diarahkan untuk menjangkau masyarakat miskin yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan